HEART BEAT! [Chapter 3 ]


JANGAN MENGCOPY ATAU MENJIPLAK FANFIC INI TANPA PERSETUJUAN AUTHOR!!!

SO BE CRAEATIVE CHINGU

😀

HEART BEAT!

Chapter 3.


Main Cast      : Kwon Yuri, Cho KyuHyun, Choi Siwon,  Hwang Tiffany, Lee DongHae, Leeteuk, Im YoonA, Choi Min Ho

Author            : Kwon Yura

Genre              : Romantic,Love Rectangle

Length            : Series

Rated              : PG

Desclaimer   : Because I liked the couple Kyuri and I just wanted to tell you about my imagination. These are my thoughts plot. So, happy reading this fanfic. And don’t forget to leave comment!!

~ Yuri Pov ~

Matahari hampir terbenam. Aku terdiam mematung. Sangat cantik. Cantik sekali. Aku berdoa dalam hati sambil memenjamkan mata. Mempererat genggaman tangankku sendiri. Kata orang, kalau kita melihat Sunshine dipantai. Permintaan kita akan terkabul.

Aku ingin mempercayai hal itu. Karena aku sudah letih. Terlalu letih dalam pencarianku dan penungguanku.

“ Tuhan, aku ingin saat aku membuka mata. Aku melihat orang yang ku cintai itu. Tuhan, tolong kirimkan dia untukku. Dia siapa? Aduhh aku sendiri tidak tahu. Tuhan, kirimkan dia yang mencintaiku sepenuh hatinya dan setulus hatinya untuk mencintaiku seorang. Aku benar-benar ingin bersamanya selamanya. Walau ku tahu pasti ini sedikit mustahil, tapi bolehkah aku meminta seperti ini? Ku mohon Tuhan, dengarkan doa ku dan kabulkanlah. Aku benar-benar berharap saat membuka mata nanti, aku melihat seorang namja yang ku suka. Amin.” Kataku dalam hati. Perlahan-lahan aku membuka mata.

Aku mengedipkan mata berkali-kali unuk memperjelas penglihatan. Ada seorang namja berdiri di depanku. Aku tercengan. KyuHyun! Aku kaget hingga mundur beberapa langkah.

“ Ya~! Apa yang sedang kau lakukan?” tanyanya.

“ KyuHyun-ssi, kau membuatku kaget!” kataku kesal.

“ Jeongmal? Wa! Baguslah kalau begitu.” Katanya tertawa.

Ia membelakangi matahari terbenam. Ia terlihat sangat bersinar. Ia juga terlihat sangat tampan. Rambutnya ikut terbawa angin karena tertiup angin sepoi-sepoi. Ia terlihat sangat sempurna.

Lagi-lagi aku dibuat terpesona olehnya. Tuhan, aku sangat berharap orang yang ku cintai akan datang secepatnya. Menjemputku dan selalu membuatku tertawa bahagia. Aku mendongakkan kepala melihat langit dan awan  berwarna oren kekuningan serta biru. Aku memenjamkan mata. Menikmati ke indahan ini.

“ Yuri ya~ apa kau menyukai Leeteuk Hyong?” tanya KyuHyun tiba-tiba.

Aku membuka mata, langsung menatap heran KyuHyun.

“ Mwo?!!” tanyaku heran.

“ Sudahlah jujur saja. Diantara kalian pasti ada sesuatu.” Katanya penuh selidik.

“ Ya~! KyuHyun-ssi! Apa maksudmu? Diantara kami tidak ada apa-apa. Jika kau mengira seperti itu, kau salah.” Kataku protes.

“ Jeongmal seperti itu?” tanya sambil tersenyum.

“ Ne.” jawabku yakin.

“ Baguslah kalau seperti itu.”

Aku menoleh menatapnya. Apa maksud ucapannya? Baru saja ingin menanyakannya, tapi suara Leeteuk membuat kami menoleh.

“ Ya~!! Kalian sedang apa? Ingin pulang atau tidak?” teriaknya.

KyuHyun melambaikan tangan. Pria aneh, batinku. “ Guruo! Gidaridaseoyo!” kata Kyuhyun lalu, menatapku. “ Ya~! Kau ingin pulang tidak? Atau kau ingin ditinggal disini?”

“ Aniyeo~ Ya~! KyuHyun-ssi~ kenapa kau meledekku terus?” kataku kesal. Aku berjalan duluan, meninggalkan dia.

Suara langkah kaki menyusulku terdengar. “ Siapa yang meledekmu? Aku tidak meledekmu?” katanya enteng.

“ Mollaseo~ Aku letih.” Katu sambil membuang muka. Tidak ingin menatapnya.

“ Jadi yeoja aneh.”

Aku tidak peduli. Tuhan, kenapa aku harus melihat dia pertama kali aku membuka mata? Kenapa ia tersenyum saat tahu aku tidak ada apa-apanya dengan Leeteuk-ssi? Mungkinkah dia menyukaiku?

Aku menggeleng. Air mataku ingin jatuh. Tidak Yuri, kau jangan terlalu banyak berharap. Jangan Yuri, jangan harapkan itu. Kau akan terluka nantinya. Ia hanya kebetulan ada didepanmu. Lagipula, belum tentu benar permintaan saat melihat sunshine dipantai itu.

“ Ya~! Kau kenapa?” tanya KyuHyun begitu ingin sampai ditempat parkir, dimana Leeteuk menunggu.

“ Aniyeo. Sepertinya hanya kelilipan pasir atau debua saja.” Kataku berbohong.

“ Gwenchanayo?” tanyanya khawatir.

“ Hm. Gwenchana.”

Dering lagu SHINEE Romantic terdengar. Aku langsung mencari ponselku yang kebetulan ku simpan disaku celana jeansku.

KyuHyun memperhatikanku.

“ Yoboseyo?” tanyaku.

“ Oh~ Ne. Jeongmal?!…  Ne, ne, ne, arraseo…. Jam 10?… Ye, arraseo…. Gomawo Pak sutradara.” Aku langsung mengakhiri telpon begitu telpon terputus.

“ KyuHyun-ssi~! Apa kau ingin ku traktir?” tanyaku dengan mata yang berseri-seri.

KyuHyun hanya melihatku dengan tatapan yang tak ku mengerti.

“ Wae?” tanyaku.

“Aniyeo. Kau besok ada janji ke lokasi syutingkan?” tanyanya.

“ Ne. Wae?” tanyaku lagi.

“ Aku ikut denganmu. Ada seseorang yang ingin ku lihat disana.” Jawabnya sambil tersemnyum.

“ Nugu?” tanyaku penasaran.

“ Kau tidak boleh tau! Pokoknya aku ikut denganmu besok. Ku jemput kau sebelum jam 10.” Ia lalu berjalan mendahuluiku dan meninggalkanku sendirian terbengong.

Aku tertawa hambar. “ Hah? Namja aneh!” kataku sambil menyusul KyuHyun.

Setibanya diparkiran, kami kena omelan Leeteuk. Mungkin karena kita terlalu santai jadi dia marah.

“ Ya~! Kalian ini lama sekali sih jalannya. Ayo cepat masuk! Malam segera tiba. Yuri ya kau duduk didepan saja. Nanti kalau KyuHyun yang duduk disampingku, aku tidak akan konsentrasi karena kelakuannya.”

Aku mengangguk.

~ Tiffany Pov ~

Aku menelpon Yuri tapi tak diangkat. Entahlah apa yang dilakukan Yuri saat ini? Mungkin tidur? Biasanya kalau ia tidur ia selalu mensilent ponselnya. Mungkin begitu. Aku menutup flap ponsel. Dan baru ingin berbalik suara YoonA mengkagetkanku.

“ Ya~! Kau telpon siapa?” tanyanya sambil memakan sebungkus coklat batang. Dasar Shik Shin.

“ Yuri. Kau makan itu apa tidak takut gendut?” tanyaku prihatin kalau tiba-tiba YoonA menjadi gendut. Aku tidak bisa membayangkannya.

“ Mwo? Aniyeo, itu tidak mungkin terjadi Fanny padaku. O ya, kau telpon Yuri ada apa? Ada sesuatu yang pentingkah?” tanyanya lagi.

“ Aniyeo, hanya ingin tau kabarnya saja. Lagipula ku yakin ia pasti bosan sekali sendirian di dorm.”

“ Yuri ya? Kau tenang saja kalau tentang dia. Ia saat ini sedang jalan-jalan dengan Leeteuk-ssi.”

“ Mwo? Hanya berdua saja?” tanyaku.

“ Mungkin?” katanya sambil memasukkan sebatang stik coklat ke dalam mulutnya. “ Tapi aku tidak tahu juga, mungkin Leeteuk Oppa mengajak salah satu member SuJu yang sedang tidak ada jadwal.” Katanya sambil menggigit stik coklat.

“ Oh~ Kalau begitu baguslah.” Kataku senang.

Aku menatap YoonA yang asyik makan stik coklat sendirian. “ YoonA ya~ bolehkah aku ikut makan stik coklatmu juga? Aku lapar sekali~” rayuku.

Mata YoonA membesar. “ Mwo? Andwae~!” katanya sambil berjalan menjauh dariku.

“ YoonA ya~ kenapa kau begitu pelit? Ya~! Apa kau temanku?” tanyaku sedikit menaikkan suara.

“ Ne~!” jawabnya sambil tetap memandang stik coklat yang masih banyak.

“ Kalau kau temanku, beri juga aku stik coklatmu. Come on~!” kataku sedikit memalak ahahhahahaahahaa~

“ Fanny ya~ kenapa kau pintar merayu dan memalakku? Ckckck are you chingu a~?” katanya tak mau kalah denganku.

“ Gureo~!” jawabku mantap.

“ Kalau begitu biarkan aku memakan stik coklatku ini oke? Bye~” katanya sambil tersenyum lalu langsung lari sekencang-kencangnya meninggalkanku menatapnya kesal karena tak dibagi. Omo~! Aku lapar!

YoonA jahat sekali. Aku berjalan ruang ganti. Siapa tau aja yang lainnya sedang makan dan jika diantara mereka yang berbaik hati memberikanku juga.

~ KyuHyun Pov~

Aku melihat Yuri sedang berdiri melihat sunset di dekat pantai. Air pantai mengguyur kaki Yuri sampai mata kaki. Aku hanya memandangannya dari ke jauhan. Lalu aku melihat ia mengangkat tangannya dan berdoa.

Aku mendekatinya, ingin tahu apa yang ia lakukan. Aku berdiri didepannya, membelakangi sinar matahari yang sebentar lagi akan tenggelam. Aku tak tahu apa yang sedang dilakukan gadis ini? Ia memenjamkan matanya sambil berdoa dalam hati, mungkin?

Rambutnya menari-nari tertiup angin yang sepoi-sepoi. Tersenyum tipis, aku baru saja melihat sesuatu yang.. Hm? Entahlah apa itu? Yang jelas Yuri sangat cantik. Cantik sekali. Tapi, sayangnya ia bukan tipeku, batinku sambil tersenyum hambar.

Ia membuka matanya. Ia mengerjapkan beberapa kali dulu baru setelah itu ia melihat dengan jelas. Dan saat melihat aku didepannya ia terlihat kaget sekali. Entahlah mengapa? Apa aku begitu mengkagetkan dia? Sampai ia harus sekaget itukah?

“ Ya~! Apa yang sedang kau lakukan?” tanyaku.

“ KyuHyun-ssi, kau membuatku kaget!” katanya kesal.

“ Jeongmal? Wa! Baguslah kalau begitu.” Kataku tertawa. Membuat seseorang kesal adalah kesenanganku. Entah mengapa? Yang jelas merasa senang saja. Hehehehe…

Ia diam beberapa saat. Sepertinya ia mengamatiku? Ck! Aduh! Resiko orang ganteng gimana ya~? Aku sudah terbiasa dengan pandangan yang terpesona oleh ke gantenganku ini~ Jadi, sudah bukan hal yang asing lagi bagiku. Hahahaha…

Yuri menutup matanya. Sepertinya ia sedang menikmati keindahan laut dan juga sunset ini.

“ Yuri ya~ apa kau menyukai Leeteuk Hyong?” tanyaku tiba-tiba. Karena ia melihatku terlalu lama, takutnya ia jatuh cinta padaku. Kalau itu terjadi, kasihan Yuri~ karena untuk sementara aku tidak ingin pacaran lagipula dilarang oleh SME.

Yuri membuka mata, langsung menatap heran padaku.

“ Mwo?!!” tanyanya.

“ Sudahlah jujur saja. Diantara kalian pasti ada sesuatu.” Kataku penuh selidik.

“ Ya~! KyuHyun-ssi! Apa maksudmu? Diantara kami tidak ada apa-apa. Jika kau mengira seperti itu, kau salah.” Katanya sambil menaikkan satu oktaf suara.

“ Jeongmal seperti itu?” tanyaku sambil tersenyum.

“ Ne.” jawabnya yakin.

“ Baguslah kalau seperti itu.” Tanpa maksud apa-apa.

Ia menoleh menatapku. Aku menghindar dari tatapannya. Paling malas menghadapi tatapan seperti ini. Ia membuka mulutnya, sepertinya ia ingin menanyakan sesuatu? Tapi suara Leeteuk membuat kami menoleh.

“ Ya~!! Kalian sedang apa? Ingin pulang atau tidak?” teriaknya.

Aku melambaikan tangan. “ Guruo! Gidaridaseoyo!” kataku lalu, menatap Yuri. “ Ya~! Kau ingin pulang tidak? Atau kau ingin ditinggal disini?”

“ Aniyeo~ Ya~! KyuHyun-ssi~ kenapa kau meledekku terus?” katanya kesal. Yuri berjalan duluan, meninggalkan aku. Sialan!

Aku menyusulnya sambil berlari kecil. “ Siapa yang meledekmu? Aku tidak meledekmu?” kataku saat sudah disisinya.

“ Mollaseo~ Aku letih.” Katanya sambil membuang muka.

“ Kau yeoja aneh.” Kataku yng tak mengerti sifatnya.

Sepertinya ia tidak peduli. Biklah, karena ia tidak pedulikan aku, aku juga akan melakukan hal yang sama.

Aku melihatnya menggeleng lalu keluar air mata. Apakah ia menangis?

“ Ya~! Kau kenapa?” tanyaku begitu ingin sampai ditempat parkir, dimana Leeteuk menunggu.

“ Aniyeo. Sepertinya hanya kelilipan pasir atau debu saja.” Katanya sambil mengusapkan airmatanya dengan punggung tangannya.

“ Gwenchanayo?” tanyaku khawatir.

“ Hm. Gwenchana.” Sambil mengangguk.

Dering lagu SHINEE Romantic terdengar. Ia langsung mencari yang entahlah apa?

Aku memperhatikannya.

“ Yoboseyo?” katanya setelah menekan tombol angkat telpon.

“ Oh~ Ne. Jeongmal?!…  Ne, ne, ne, arraseo…. Jam 10?… Ye, arraseo…. Gomawo Pak sutradara.” Ia langsung mengakhiri telpon begitu telpon terputus.

“ KyuHyun~ssi!” katanya dengan senang. “Apa kau mau ku traktir?” katanya. Aneh!

Aku hanya melihatnya dengan tatapan yang heran.

“ Wae?” tanyanya.

“Aniyeo. Kau besok ada janji ke lokasi syutingkan?” tanyaku.

“ Ne. Wae?” tanyanya lagi.

“ Aku ikut denganmu. Ada seseorang yang ingin ku lihat disana.” Jawabku sambil tersenyum.

“ Nugu?” tanyanya penasaran.

“ Kau tidak boleh tau! Pokoknya aku ikut denganmu besok. Ku jemput kau sebelum jam 10.” Aku lalu berjalan mendahuluinya dan meninggalkannya sendirian terbengong. Mungkin ia masih bingung keanapa aku tiba-tiba berkata seperti itu?

Setibanya diparkiran, kami kena omelan Leeteuk. Mungkin karena kita terlalu santai jadi dia marah.

“ Ya~! Kalian ini lama sekali sih jalannya. Ayo cepat masuk! Malam segera tiba. Yuri ya kau duduk didepan saja. Nanti kalau KyuHyun yang duduk disampingku, aku tidak akan konsentrasi karena kelakuannya.”

Aisshh~! Bilang saja kalau Hyong ingin berdekatan dengan Yuri! Kenapa harus menjelekkan namaku segala? Memangnya apa yang ku lakukan pada Hyong? Batinku kesal.

Yuri mengangguk.

“ Yuri besok kau ada jadwal?” tanya Hyong yang membuatku menatapnya.

Yuri mengangguk. “ Ne. Memangnya kenapa Leeteuk-ssi?” tanyanya.

“ Tidak, aku ingin mengajakmu pergi ke suatu tempat.” Hyong tersenyum pada Yuri.

Aku tertawa hambar dan pelan.

Yuri menoleh ke belakang. Melihatku dengan tatapan heran. “ Wae?” tanyaku jutek.

“ Aniyeo.” Katanya sambil menatap ke depan jalan.

“ Memangnya besok ada jadwal apa?” tanya Hyong. Rupanya Hyong masih penasaran.

“ Jadwal syuting valerity show!”

“ Oh ya? Tentang apa?”

“ Molla~”

“ Bolehkah aku ikut?” tanya Hyong yang membuatku terpengarah menatapnya. Lebih tepatnya tempat dursi mengemudi Hyong.

“ Ne.” jawab Yuri sambil mengangguk.

Aku terpengarah mendengar jawabannya.

Aku tahu, aku tak berhak untuk menyuruh Yuri menolak Hyong untuk ikut ke lokasi syuting besok. Tapi entah mengapa aku tidak menyukai jawaban Yuri tadi.

Kyuhyun, sudahlah~ lagipula Hyongmu itu hanya ikut. Lagipula apa pedulimu terhadap hubungan Yuri dan Leeteuk? Jadi, jangan pedulikan. Biarkan saja Yuri memperbolehkan Hyong ikut, tak ada urusannya denganmu, batinku, untuk menenangkan perasaan.

~ Yuri Pov.~

“ Yuri besok kau ada jadwal?” tanya Leeteuk yang membuatku menoleh menatapnya.

Aku mengangguk. “ Ne. Memangnya kenapa Leeteuk-ssi?” tanyaku.

“ Tidak, aku ingin mengajakmu pergi ke suatu tempat.” Leeteuk tersenyum padaku yang membuatku tersenyum juga padanya.

Aku mendengr KyuHyun tertawa hambar dan pelan dibelakang.

Aku menoleh ke belakang. Melihatnya dengan tatapan heran.

“ Wae?” tanyanya jutek.

Sepertinya ia sedang kesal.

“ Aniyeo.” Kataku sambil menatap kembali jalan.

“ Memangnya besok ada jadwal apa?” tanya Leeteuk yang sepertinya penasaran sekali.

“ Jadwal syuting valerity show!” jawabku senang.

“ Oh ya? Tentang apa?”

“ Molla~”

“ Bolehkah aku ikut?” tanya Leeteuk.

Aku menatapnya. Mungkin ia ingin melihat Yoona? Tapi, aku tak syuting bersama anggota SNSD. Mungkin ia bertemu dengan seseorang sama seperti KyuHyun-ssi?

“ Ne.” jawabku sambil mengangguk dan tersenyum padanya.

Aku melihat ke sisi jalan kiri lewat jendela kaca mobil sampingku. Menatap orang-orang yang berjalan berlalu-lalang.

Entah mengapa hatiku terasa aneh sekali? Aku menyentuh dadaku, merasakan detak jantungku sendiri. Perasaanku tiba-tiba tak menentu.

~ Leeteuk Pov.~

Aku menatap Yuri yang sedang melihat keluar jendela. Aku dapat melihat wajahnya yang terpantul dari jendela. Aku tersenyum. Ia sungguh cantik.

Aku menatap jalan kembali.

Oh ya~! YoonA sedang apa ya? Apakah syuting telah selesai atau sedang istirahat? Wah~ setelah mengantar Yuri aku harus segera menelponnya nanti, batinku.

~ Tiffany Pov~

Aku menatap ponselku. Waktu sudah menunjukkan 17.50 waktu Korea Selatan. Aku termenung dimeja riasku sambil mengembungkan pipiku.

Kenapa Yuri tidak menelponku juga? Biasanya ia selalu menelponku disaat ia sedang aktivitas yang padatpun pasti ia menyempatkan waktunya untukku.

Tapi… Kenapa sekarang ia tidak menelponku?

Seseorang datang dan aku menoleh.

“ Ya~! Tiffany ya~ sedang apa kau disini? Acara sudah ingin dimulai lagi. Ayo ke lokasi!” kata YoonA.

“ Ne.” kataku malas lalu pergi ke lokasi syuting bersama YoonA.

_To Be Continued_

6 thoughts on “HEART BEAT! [Chapter 3 ]

  1. yah.. Minho sm si Fany ya?? *kgk seru*
    maunya Yuri sm smw cwok d castnya.. *RAKUS*
    hehehe, kidding kok, Author!
    awalny pas bca dri part 1 mungkin rada pusing dan gk ngerti alur ceritanya tp skrng udh ngerti kok.
    Oh.. ya!!
    Aku akan selalu menagih ONLY YOU-nya.
    abis, penasaran bgt tuh Siwon sm Yuri bakalan jadian enggak..

    1. bingung ya? hehehe maaf ya soalnya mungkin author masih rada-rada amatir hehehe🙂
      Only you? hmmm? author akan berusaha menyelesaikannya deh, soalnya author udah nggak nulis lagi karena males feelnya udah ilang hehehe🙂

Leave Your Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s