Let It Rain [ Part 3 ]


LET IT RAIN.

Main Cast                   : Choi Min Ho

Krystal Jung

Kwon Yuri

Cho KyuHyun.

Kim JongHyun

Jung Jessica

Im YoonA

Hwang Tiffany

Lee DongHae

Genre                       : Romantic

PG                              : +15

Backsound             : SNSD – Let It Rain

Krystal – Because Of Me

Ost 49 Days Jung Yeop (Brown Eye Soul), Shin Jae, Park Boram. (author lupa nama judulnya hehehe…😀 kalau kalian penasaran cari aja nama penyanyinya hehehe…😀

Art Poster                : Park KyungJin unnie~ kamsahamnida😀 jeongmal kamsha

Disclaimer                : This fanfic is mine. All plot is my imagination and my feeling. DON’T COPY AND PLAGIAT PLEASE!!!😀

Note                            : — : End, harinya berakhir diganti hari lainnya.

=== : belanjut pada hari itu aja, tapi mungkin alurnya dipercepet.

JANGAN MENCOPY/MEREBLOG FANFIC INI TANPA SEPENGETAHUAN AUTHOR DAN SEIZIN AUTHOR!!!

DON’T BE PLAGIATOR PLEASE!!!

ENJOY READ PLEASE!!😀


“ Huacchimm!!”  bersinku.

Hufft! Sepertinya ini akibat kebodohanku kemarin.

“ Yul, gwenchana?” Tanya MinHo yang duduk di depanku.

Aku menatapnya. “ Hm.. Aku baik-baik saja.”  Ucapku sambil mengangguk.

MinHo meletakkan punggung tangannya di keningku. Aku merasakan tangannya yang dingin.

“ Yul badanmu panas.” Ucapnya khawatir.

Aku menepis tangannya. “ Tanganmu yang dingin MinHo.” Ucapku meyakinkan.

“ Badanmu yang panas Yul. Apakah kau baik-baik saja?” tanyanya lagi.

Aku mengangguk yakin. “ Hm! Aku baik-baik saja.” Ucapku yakin.

“ Minumlah selagi hangat.” Ucap seseorang yang tiba-tiba memberiku botol minum aluminium yang isinya teh hangat. Aku mendongakkan kepalaku untuk melihat siapa namja yang memberiku teh hangat.

Ia tersenyum padaku.

“ Tidak, tidak perlu.” Ucapku padanya sambil memaksakan senyum.

“ Aku sudah susah payah membuatnya dirumah.” Ucapnya sedikit kesal.

“ Apakah membuat teh sulit?” tanyaku padanya dengan kesal.

“ Aku sudah membuatkanmu ini pagi-pagi sekali. Apa kau tak ingin menerimanya?” tanyanya yang mulai kesal.

“ Kenapa kau ingin repot-repot sekali hanya ingin membuatkanku teh?”

“ Karena aku tahu, hari ini kau pasti tak enak badan karena kemarin kau pulang hujan-hujanan.” Ucapnya sambil tersenyum lembut padaku.

“ Tapi, seharusnya kau tidak perlu repot-repot seperti ini.” Ucapku.

KyuHyun membuka tutup botolnya lalu memberikannya padaku. “ Minumlah. Aku membuatkannya special untukmu Kwon Yuri.” Ucapnya lembut.

“ Hm? Benarkah? Apa ini rasa bunga melati?” tanyaku sambil tersenyum padanya. Entah mengapa aku menyukai kata special yang ia ucapkan barusan.

“ Tentu saja!” ucapnya yakin.

Aku tersenyum padanya. “ Gomawo KyuHyun a~” ucapku sambil mengambil botol dari tangannya lalu meminumnya.

Rasa hangat mengalir ke tenggorokkanku. Bau melati yang ku cium membuatku nyaman dan tenang.

“ Bagaimana? Enak tidak?” tanyanya.

Aku mengangguk.

“ Kalau begitu kau juga makanlah ini. Aku juga telah membuat ini.” Ucapnya sambil memberiku 3 kotak makan.

Aku menatapnya heran. “ Kau membuat ini semua?” tanyaku padanya dengan bingung.

Ia mengangguk yakin.

“ Kenapa?” tanyaku bingung.

“ Karena aku yakin hari ini kau tak sarapan pagi ini.” Ucapnya sambil tersenyum lembut padaku.

Aku merasa terharu mendengar ucapannya barusan. “ Kamsahamnida.” Ucapku sambil menundukkan kepala 30 derajat.

KyuHyun membelai rambutku dengan lembut.

Aku mendongakkan kepala dan menatapnya. Ia tersenyum lembut padaku. DEG! Jantungku berdebar keras.

“ KyuHyun a~!” panggil seorang yeoja dengan riang.

Aku tahu pemilik suara itu. Aku menatap Im YoonA yang berdiri dibelakang punggung KyuHyun. KyuHyun membalikkan badannya lalu tersenyum pada YoonA.

Aku tersenyum hambar. Senyum yang tak pernah ditujukan padaku. Segelintir rasa sakit mengalir di hatiku. Aku menatap lantai kelas. Mencoba mengabaikan dan tak melihat apa yang sedang terjadi.

“ Apa kau merindukan aku?” Tanya YoonA. Yang pasti ditunjukan pada KyuHyun bukan aku ataupun MinHo yang masih duduk manis sambil menatapku.

Aku menatap MinHo dengan seulas senyum yang ku paksakan.

“ Ehm! Tentu Yoong aku merindukanmu.” Ucap KyuHyun.

DEG! Right, sepertinya KyuHyun menyukai YoonA.

“ Hai Yul! Hai MinHo!” sapa YoonA padaku dan MinHo. Mungkin ia baru menyadari keberadaan kami.

Aku hanya tersenyum kaku.

“ Mana Tiffany? Kenapa ia lama sekali?” tanyaku pelan, teruntuk untuk diri sendiri.

Aku mengeluarkan ponselku. Aku ingin menghubunginya. Nada sambung pertama terdengar tapi belum diangkat. Nada sambung ke dua terdengar, tapi belum juga diangkat olehnya. Aku memutuskan telpon.

“ Yul!” panggil MinHo.

Aku menoleh menatapnya. “ Ye?”

“ Hari ini kau ada acara?” Tanya MinHo gugup. Terlihat diwajahnya bahwa ia sedang gugup, jadi aku mengetahuinya.

“ Wae? Sepertinya tidak, tapi… hm? Hari ini aku malas untuk melakukan apapun.”

“ Oh! Bagaimana kalau hari Sabtu?” tanyanya.

“ Mollaseo. Lihat nanti saja.” Ucapku padanya.

“ Sebenarnya aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Lagipula, sebentar lagi kita akan berpisah. Apakah kau ingin pergi denganku?” tanyanya.

Aku menaikkan alisku. “ Hm?” ucapku sambil berpikir.

“ KyuHyun a~ Hari Sabtu kau jemput aku ya! Aku ingin pergi berdua denganmu.” Ucap YoonA dibelakangku.

DEG!

“ Bagaimana?” Tanya MinHo lagi.

Aku diam, berpikir. “ Aku tidak tahu MinHo ya, lihat Sabtu besok saja.” Ucapku sambil memaksakan seulas senyum.

“ Baiklah.” Ucap MinHo sambil berdiri dari duduknya. “ Bye.” Ucap MinHo sambil mengelus lembut rambutku.

DEG! Jantungku berdebar keras. Aku merasa pipiku mulai panas.

Aku menyentuh pipiku. Apakah pipiku telah berubah warna? Oh! My! MinHo membuatku menyukainya lagi!

“ Yuri? Kwon Yuri!” panggil YoonA dibelakangku.

Aku membalikkan badanku dan menatap YoonA.

DEG! KyuHyun dan YoonA duduk berdua dan menurutku itu terlalu dekat! Aku merasa aku mulai sulit bernapas saat ini.

“ Ye Yoong?” tanyaku sambil memaksakan seulas senyum.

KyuHyun menatapku datar.

“ Mana Tiffany?” tanyanya.

“ Sepertinya ia belum datang.” Ucapku. Huaaacchhiimmm!!! Bersinku.

Sial, sepertinya aku akan terkena flu! Gawat!

Fany a~ cepatlah datang! Keluarkan aku dari situasi seperti ini!

10 menit setelah bel masuk Tiffany datang. Aku bernapas lega melihat ke datangannya.

Syukurlah akhirnya datang juga, batinku.

“ Kenapa kau lama sekali?” tanyaku saat ia telah duduk dikursi sampingku.

Ia hanya terkekeh melihatku.

Aku hanya membalasnya dengan senyuman.

“ Yul, kau tau? Aku dan DongHae sudah baikan! Yah, walau belum sepenuhnya aku memaafkannya!” ucapnya sambil tersenyum padaku.

“ Jeongmal? Wa! Syukurlah kalau begitu.” Ucapku senang.

“ Kemarin ia menjelaskan semuanya padaku. Aku senang, tentunya. Hanya saja aku tetap tidak bisa begitu saja percaya padanya.”

“ Wae?”

“ Entahlah, aku merasa begitu.” Ucapnya sambil melamun tiba-tiba.

Aku menepuk-nepuk bahunya sambil tersenyum padanya, memberinya semangat.

Aku memasukkan buku-bukuku ke dalam tas ku.

“ Apa kau akan pulang?” Tanya seseorang yang duduk dengan sengaja di atas mejaku. Aku meliriknya sekilas lalu memfokuskan kembali pikiranku pada buku-buku milikku.

“ Apa kau masih marah padaku?” tanyanya lagi. Kali ini aku meliriknya sekilas lalu berdiri dari dudukku dan ingin berjalan pergi meninggalkannya. Tapi, sebuah tangan menahan tanganku saat aku ingin membalikkan badan dan pergi meninggalkannya. “ Kajima!” ucapnya dibalik punggungku dan mempererat genggamannya. Aku menepisnya dengan kasar tanpa membalikkan badan dan mempedulikannya.

“ Hei! Kau ini kenapa? Apa aku memiliki kesalahan padamu?” tanyanya lagi tanpa mengendurkan genggamannya. Aku tidak membalikkan badan untuk menatapnya atau melihatnya. Aku bahkan tidak berminat sama sekali untuk berbicara padanya.

“ Yul?” panggilnya lembut.

Aku tak bergeming pada pendirianku. Aku hanya diam dan bersikap dingin padanya.

“ Ku mohon, jangan seperti ini…” pintanya lirih.

Aku masih terdiam.

Ia bangun dari duduknya dan berjalan menghampiriku. Aku masih diam memunggunginya. “ Maaf…” ucapnya lagi.

Entah apa maksud dari kata maaf itu.

========================= TBC ========================

Short? Sorry😛 Ehehehehehhe *deep bow* lagi males nulis ahahahhahahaha😀😀😀 #peace-__-v

KEEP RCL (READ, COMMENT, AND LIKE) PLEASE!! THANK YOU😀

21 thoughts on “Let It Rain [ Part 3 ]

  1. Yeahh.. Yg ditunggu – tunggu keluar juga😀

    tapi sayang, ini kependekan author >.<
    tapi gpp lah, yg ptg udah di Post ini ^^
    part 4 cepet di post yah.. Gak sabar ihh..
    Bener 'maaf'nya itu bikin penasaran, siapa sih yg bilang Kyuhyun???????? –"

  2. Iyaaa nih pendek author >.<
    part 5 nya mana??? Penasaran ama yg ngomong 'Maaf' itu siapaa??? Kyuhyun kah??? @__@

    part selanjutnya panjang yaah.. Hehehe..
    Pkoknya kudu panjang
    *maksa loh*
    #ditabok author

  3. Kyuri…Kyuri…Kyuri…I like them. Kyu ayolah, msk sih ga berani nyatakan perasaanmu ama yul. Chingu ff yang lain diprotect ya? Wah padahal dah seneng banget pas lihat ff lain da kelanjutannya. Boleh minta passwordnya ya… Thank’s 4 you, chingu

  4. Olala cuetar membahana #lebay# eon , yul ien skit apa sih , yonna hehehe nyalah ya sma yul wkwkwk kyukan skany sm yul xixixixi *dipletotin yonnadicit * oke oke bagus eon,truss berkarya untuk kyuri shipper .moga”an eon ketemu sm bias eon aminnnnnnnnnn

  5. Annyeong eonni saya sdh baca dri part 1 sampai part 3 keren banget ceritanya dan bikin penasaran ditunggu ya eonni kelanjutannya
    Gomawo eonni
    Semangat

Leave Your Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s