I Wanna Say ” I Love You ” [ Part 1 ] – To Love You, It’s Really Hurt


I Wanna Say “ I Love You ”

[ To Love You, It’s Really Hurt ]

Author : Kwon Yura

Main Cast : Kwon Yuri

Seo Jo Hyun

Lee EunHyuk

Cho KyuHyun

Support : SNSD and Super Junior

PG : 17+ amd BO (?)

Length : Series and on going

Art Poster : ShinStarKey ^^

Disclaimer : I don’t own them, they belong to God. My plot is really my OWN, PURE, and MINE.

Don’t try to copy or plagiat, please!!! Because I don’t permit it!!

Happy Valentaine Day!

And Happy Reading too!

 

“ Mencintaimu setulus hatiku. Apakah salah?” – Kwon Yura.

Sudah berapa lama aku diam-diam menyukai laki-laki ini? Mungkin sudah bertahun-tahun. Tak pernah luput dari hatiku. mencintainya setulus hatiku, apakah itu salah? Ah, mungkin tidak salah sama sekali. Hanya saja terlalu bodoh mencintai laki-laki ini sampai seperti ini. Jatuh dan bangun, selalu saja seperti itu, tak pernah berubah. Bahkan mungkin, karena aku adalah gadis yang biasa dan tak berarti apa-apa untuknya. Makanya ia seenaknya saja memperlakukan aku seperti itu. Membutuhkanku lalu kemudian membuangku jauh-jauh.

Tapi kenapa aku masih saja tetap mencintaimu sama seperti dulu, ketika aku mulai beranjak dewasa. Dari sekian banyak gadis, kau tak memilihku. Menyakitkan bukan? Tapi, baiklah, tak apa. Aku tak akan mempermasalahkannya sama sekali. Karena bukankah cinta seperti ini? Mencintainya dengan setulus hati tanpa meminta balasan apapun.

Terlihat bodohkah? Mungkin. Ya, mungkin aku bodoh karena mencintaimu sampai seperti ini. Padahal banyak cinta yang datang padaku. Tetapi dengan bodohnya aku menolak mereka semua.

“ Yuri-ya, apa kau mendengarkan aku?” tanyanya yang membuatku tersadar dari lamunanku.

“ Eh? Ya, aku mendengarkanmu, KyuHyun-ah.” jawabku sembari tersenyum lembut, senyum yang menurutmu tak berarti apa-apa.

“ Benarkah? Apa kau ada masalah? Kenapa kau hanya diam saja daritadi saat aku bercerita?” protesnya sambil menatapku kesal.

“A-aniya,aku mendengaarkanmu daritadi KyuHyun-ah, aku tidak ingin mengganggu kau bercerita. Itu saja.” Jelasku, yang jelas sekali berbohong. Tapi, apa masalahnya? Ia takkan peduli. Ia hanya membutuhkanku saat seperti ini, saat ia memiliki hubungan yang rumit dengan kekasihnya atau mungkin dengan gadis yang sedang ia sukai, atau terkadang emosionalnya sedang tidak stabil.

Mungkin baginya aku ini hanyalah sebuah boneka yang dipeluk oleh pemiliknya jika sangat dibutuhkan dan akan dibuang atau dilupakan saat ia tak butuh lagi.

“ Benarkah?” tanyanya lagi tak percaya.

“ Ya.” Jawabku sembari mengangguk pelan.

“ Kalau begitu, bagaimana menurutmu? Apa aku cocok dengan SeoHyun? Kami sama-sama pintar dan berbakat, tidakkah menurutmu seperti itu?” tanyanya dengan senyum lembut yang tersungging di wajahnya yang tirus dan pucat.

Aku menghela napas dalam sambil menundukkan kepalaku dan memenjamkan ke dua mataku. Sakit,sangat sakit disini. Di dadaku. Tertusuk seribu jarum tanpa ampun.

“ Yuri?” panggilnya lembut.

Aku menghela napas dalam sekali lagi, mencoba menyingkirkan perasaan ini. Yang terpenting adalah posisiku sebagai seorang sahabatnya yang akan selalu ada untuknya apapun yang akan terjadi. Bukan, perasaan sebagai seorang perempuan terhadap laki-laki yang ia cintai sepenuh hatinya.

“ Yuri-ya?” ulangnya.

Aku mengangkat wajahku dan menatap lurus padanya. Memaksakan seulas senyum, bukanlah hal yang mudah untuk ku lakukan, apalagi disaat seperti ini. “ Ya, kalian sangatlah cocok dan serasi.” Jawabku setengah hati sembari memaksakan sebuah senyuman bahagia diwajahku.

“ Benarkah? Ah! kau memang sahabat terbaikku.”ucapnya senang lalu memelukku dalam satu kali gerakan. Mataku basah, ingin sekali saat ini aku menangis. Terlebih saat mengatakan hal tadi. Dan dengan mudahnya kau ucapkan aku hanyalah teman terbaaikmu.

Ah, ya, aku memang teman terbaikmu, Cho KyuHyun. Tak akan pernah berubah. Sampai kapanpun. Benarkan yang ku ucapkan tadi? Mereka akan memeluk bonekanya saat mereka butuh dan akan membuangnya saat mereka tak butuh bonekanya itu lagi.

Menyedihkan bukan? Tapi inilah aku, mencintai tanpa dicintai. Tapi, bukankah sudah ku katakan? Aku tak butuh imbalan apapun darinya. Walau hanya cinta sendiri, itu sudah cukup bagiku. Mencintainya menurutku adalah sebuah anugrah terindah yang pernah aku dapatkan. Walau harus terluka beribu-ribu kalipun, aku akan tetap mencintainya, sama seperti ini, mencintainya setulus hatiku.

“ Terima kasih, Yuri-ya! Baiklah, besok aku akan menyatakan perasaanku padanya.” Ucapnya dengan penuh rasa senang tanpa ada beban sedikitpun.

Tak apa. Aku bisa lewati ini.

“ Kau kenapa? Ya! Ada apa denganmu? Kenapa matamu merah seperti itu?” tanyanya sambil menunjuk ke dua mataku dengan jari telunjuknya.

Aku langsung menundukkan kepalaku dan menghapus air mata yang tertahan dipelupuk mata. “ Ani, aku baik-baik saja. Aku hanya merasa senang saja, karena kau bahagia…” jelasku padanya.

Walau aku yang terluka sekalipun, aku tak apa. Asalkan kau bahagia. Itu sudah cukup untukku.

 

“ Benarkah? Yuri-ya, kau ini benar-benar teman terbaikku. Kau tenang saja, aku takkan pernah melupakanmu sama sekali dalam hidupku.” Ucapnya lembut sembari menepuk-nepuk pungguku pelan.

Ya Tuhan, sakit.

Aku mengangkat wajahku dan tersenyum padanya. “ Tentu saja! Kau mana boleh melupakan aku!” gurauku padanya sambil memukul dadanya pelan. “ Ah! Sudah hampir sore! Aku pergi latihan ke studio dulu ya!” pamitku dengan penuh semangat, walau kenyataannya adalah aku sangat rapuh saat ini.

“ Ah, aku akan antar kau.” Tawarnya sambil mengambil kunci mobil milik ummanya yang sengaja diletakkan di atas meja dekat kami.

“ Tidak usah! Aku bisa sendiri! Lagipula aku ingin melakukan pemanasan dengan berlari, jadi saat sampai sana aku bisa langsung menari.” Tolakku halus sambil berjalan mundur menjauh darinya. “ Bye!”

“ Tapi…” ucapnya tak mau kalah dariku. Tapi, telat aku sudah menutup pintu rumahnya. Aku menghela napas dalam, sakit, sangat sakit dan pilu. Haruskah hal ini terjadi lagi? Aku menatap langit biru yang berubah menjadi awan hitam.

Aku melangkahkan kaki menjauh dari perkarangan rumah KyuHyun. Hampir setiap hari aku datang ke rumahnya. Karena kebetulan rumah kami berdekatan jadi tak heran kami sering bersama.

Dari kecil aku selalu bermain bersama dengannya dan beberapa anak-anak lainnya. Dari sekolah dasar sampai Senior High School-pun sekolah kami selalu sama. Tetapi, semenjak kami bersekolah di Junior High School –tepatnya 2 tahun hampir 3 tahun yang lalu- hubungan kami memburuk disekolah, hanya dirumah saja kami seperti ini, sering bersama dan mencurahkan isi hati kami masing-masing.

Tapi, tidak untukku. Aku tidak pernah lagi bercerita tengtang isi hatiku padanya saat Junior High School. Karena perasaan ini tumbuh saat aku tengah kelas 3. Tidak, bahkan sebelum aku benar-benar menyadarinya sampai aku kelas 3 saat itu.

I’m not your doll. But, I’m a lady to your loving me full of heart and never hurt me again.

***

Bring the boys out

Girl’s Generation make’em feel the heat
And we do it and we can’t be beat
ring the boys out

 We’re born to win
Better tell all your friends
‘Cause we get it in
You know the girls
Bring the boys out

Peluh keringatku bercucuran dilantai studio dance. Aku menatap bayangan diriku yang dipantulkan oleh kaca-kaca yang hampir memenuhi seluruh ruang ini. Energi yang ku miliki telah ku lampiaskan pada tarianku. Seolah-olah melampiaskan rasa sakit yang ku terima pada semua gerakan-gerakan tarianku.

Yah, seperti inilah aku. Melampiaskan semua perasaanku pada tarian-tarianku. Tak pernah luput perasaan bahagia. Aku juga akan melampiaskannya, tapi, hanya saja berbeda. Jika aku bahagia, aku tak akan melakukan kesalahan dalam menari dan aku takkan mengeluarkan banyak tenaga untuk itu. Tetapi, jika aku merasa sakit sama seperti saat ini, aku akan menari, menari, dan menari, sampai tenagaku habis, sampai tubuhku tak bisa digerakan lagi.

Bring the boys out

Girl’s Generation make’em feel the heat
And we do it and we can’t be beat
ring the boys out

We’re born to win
Better tell all your friends
‘Cause we get it in
You know the girls
Bring the boys out

Finish! Lagu itu telah berakhir tetapi sayangnya lagu itu aku atur untuk terus mengulang, jadi takkan pernah mati kecuali aku yang mematikannya.

“ Plok! Plok! Plok!”

Suara itu menyadarkanku dari lamuananku. Aku mencari sumber suara itu. Dan ku dapati seorang laki-laki tengah berdiri di dekat pintu sambil menyenderkan punggungnya di dinding studio. Laki-laki berambut coklat tua. Aku mengernyitkan keningku, tak mengenali sama sekali laki-laki itu.

“ Kau siapa?” tanyaku, dengan nada suara yang tak suka diganggu.

“ Aku melihatmu menari dari tiga jam yang lalu, tapi sepertinya kau memiliki energi yang sangat banyak hingga tak merasa lelah sedikitpun. Padahal biasanya, orang yang suka menari akan merasa lelah setelah dua jam menari, termasuk aku, tapi tidak untukmu.” Ucapnya sambil berjalan mendekatiku. Aku berdiri dari dudukku.

“ Apa maumu? Katakan saja, tak usah basa-basi.” Ucapku ketus padanya.

“ Wow! Nona, santailah sedikit. Aku tahu, kehadiranku saat ini pasti sangat mengganggumu. Tapi, ku rasa sudah cukup kau berlatih, karena sepertinya tubuhmu tidak akan kuat lagi.” sarannya dengan raut wajah iba yang menurutku menjengkelkan untuk dilihat.

“ Bukan urusanmu, Tuan!” ucapku ketus dan membalikkan tubuh menghadap pantulan kaca yang memantulkan bayangan tentang diriku dan laki-laki asing ini.

“ Yah, memang, tapi, bisakah kau berhenti? Aku juga ingin latihan disini, jika ada kau, pasti sangat mengganggu. Terlebih gerakan tarimu yang membuat mataku sakit!” ledeknya dengan suara yang sangat menjengkelkan ditelingaku.

“ Hei!! Kau berani sekali menghinaku! Dasar laki-laki tak sopan!” makiku padanya dengan menampakkan raut wajah yang tak suka.

“ Kenyataannya adalah seperti itu nona. Kau ingin lihat video yang ku rekam barusan? Kebetulan aku merekam ‘gerakan buruk’mu itu.” Tawarnya sembari menghampiri tas ransel miliknya dan mengeluarkan sebuah handycam berwarna silver mengkilat.

“ Lihatlah.” Pintanya sembari menyodorkan handycam miliknya padaku.

Apa sih laki-laki menyebalkan ini? Datang-datang sok kenal dan akrab!

Mataku membalalak kaget melihat rekaman video itu. Yah, ku akui laki-laki itu benar, dalam satu lagu aku melakukan beberapa kesalahan dalam lagu The Boys yang tadi ku pakai untuk menari. Dan itu secara berulang-ulang.

Plak!

Laki-laki asing itu menutup flap handycam miliknya dengan sedikit kasar. Aku menatapnya dengan kesal dan tak suka. Aku menggigit bibir bawahku.

“ Aku benarkan?” tanyanya dengan nada bangga.

Aku menghela napas kasar. “ Mungkin.” Sahutku malas dan berjalan menghampiri tas ransel milikku yang berada di sudut ruangan.

“ Ya! Kau tidak ingin latihan lagi?” tanyanya sembari menyamai langkah kakiku.

Aku meliriknya sekilas dengan malas. “ Untuk apa?” tanyaku malas.

“ Kau tidak ingin memperbaiki gerakanmu?” tanyanya dengan berharap, atau mungkin aku salah dengar?

“ Tidak, ini sudah malam, lagipula aku lelah. Dan bukankah kau merasa terganggu atas keberadaanku? Ah! kau juga bilang kalau gerakanku tadi hanya membuatmu sakit mata saja. Jadi untuk apa?” tanyaku dengan nada mengejek kata-katanya tadi.

“ Benar, gerakanmu itu buruk sekali. Tapi tak apa, aku bisa mengajari gerakan yang benar. Bagaimana?” tanyanya dengan penuh berharap padaku. Ah! mungkin aku salah dengar lagi? Mana mungkin orang yang angkuh seperti dia berharap padaku?

“ Tidak perlu repot-repot, Tuan. Aku tidak perlu, gerakan tadi itu hanya pelampiasan saja. Terima kasih atas tawaranmu, aku bisa berlatih sendiri.” Ucapku cuek sambil mengenakan tas ranselku dan berjalan pergi meninggalkannya.

“ Baiklah, tapi tunggu! Siapa namamu?” tanyanya mencoba menahanku.

Aku berhenti berjalan. “ Kwon Yuri.” Jawabku dingin lalu melanjutkan langkah kakiku.

“ Aku Lee EunHyuk!” sahutnya setengah berteriak, karena aku sudah hampir menjauh.

Apakah aku peduli?

***

Aku menatap ponselku.

1 New Massage

From : Cho KyuHyun

Yaa!! Kau pulang jam berapa? Ayo kita makan malam

bersama.Bagaimana?

14/01/012

19:19 KST

Aku menghela napas panjang lalu membalas pesannya.

To : Cho KyuHyun

Maaf, aku tidak melihat ponselku tadi.

Apa kau sudah makan? Hehehe…😀

Kau makan sendiri saja, karena aku sudah makan

malam sendiri tadi. Kekeke… ^^

Maaf…

14/01/012

23:45 KST

Aku membanting tubuhku ke kasur.

Lelah. Tentu saja.

Sakit. Sangat sakit.

Pilu. Entah apa yang harus ku katakan lagi?

Ya Tuhan, ini sangat melelahkan dan memilukan hatiku. Sakit, sangat sakit, Tuhan.

Tuhan,

Tolong aku. Kuatkanlah aku, untuk tetap berada disampingnya.

Yakinkanlah aku, untuk tetap mencintainya. Sampai kapanpun.

Bolehkah?

Aku berharap seperti itu?

***

========================= TBC =========================

Hai readers!!!! I’m Back!! Hehehehehehehe😀😀😀

Ada yang suka dengan ff ini? Hehehehehe😀 Berharap banget para readers-ku semuanya suka! ^^

So, what do you think about this ff? Good or Bad?

DON’T FOREGET TO RCL ( READ, COMMENT, AND LIKE ) PLEASE!!!

Comment Like is Oxygen.

THANK YOU.😀😀😀

P.S. : Jangan tanya deh, kenapa disitu ada tulisan ” Happy Valentine Day! ” -___- . Soalnya pas aku nulis pas valentine, tapi belum dipost karena nggak ada posternya -__-v Hehehehehehe😀

42 thoughts on “I Wanna Say ” I Love You ” [ Part 1 ] – To Love You, It’s Really Hurt

  1. wah padahal baru beberapa menit yang lalu baca teasernya, eeeh udah dipost part 1 nya. ^^ bagus chingu^^ feel pas yurinya lg desperate sm kyu dapet banget,😀 sukaaa~

    1. iya apa? ahahhaahhahahha😀😀😀 *tertawa ngakak* #plaakkk!!! Hehehehhee😀😀
      nggak apa-apa kok onnie ^^ cuma pas nulis dapet feelnya itu ^^ hehehhehee😀😀😀

      yah jangan pulang -____- ahahhahahahhaha😀😀😀

      makasih banyak ya onnie ^^

  2. ksian .. Prasan ff chingu rta2 yuri teraniaya ya ? Hehe tp bgus kog .
    tp yg love again yuri jd sdkt pmbrontak ,haha bhs ap tuh .
    bgus chingu ,sok atuh dlanjut ..

    1. Hehehehhehehehehe😀😀 ^^
      Hahahhahhahaha maaf ya ^^
      oke ^^ sip sip ^^ tunggu minggu depan ya ^^ #dilempar Kyuhyun oppa

      makasih banyak ya chingu ^^

  3. Waduh ,,
    Cpat bnget dipostnya …
    Hahaha ,, tpii aku mlah senang🙂
    Oh iaaa , knpaa sih disetiap crtnya kyu slalu nyakitin hati yuri kan ksian (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡ ),, LOL !!
    dsnii udah ketambahan stu anggota (lee hyukjae) , jdii mkin seru donk ,
    Hmmm, jdii pnsaran sma kelanjutanya ,
    trus ff love again , let it rain , like a fool dtggu yaa kelanjutanya ,,
    Slnya aku penggemar ff kamu ,,
    Bias aku jdi bertmbah stelah bca ff yg kmu buat (haefany + kyuri). Hahaha (∩_∩) **authornggananya**
    Daebaaak yaa buat author😉 , 1 lgii pdahal aku pngen bnget jdii yg prtmaa buat komen d ff kamu tapi selalu aja telat ,, mian😀
    Kepanjangan yaa ,, ngga apalah ,, hehehe😀

    1. Hehehehehehe😀😀😀
      wah makasih banyak chingu ^^ kamsahamnida (_ _)😀😀😀
      iya oke ^^ haduh banyak banget ya ff aku yang belum hahahahhaha #plaakkk!! -___-v

      Ya ampun, makasih banyak chingu >///< *terharu bacanya (loh?)*
      Hehehehehhe😀😀😀
      nggak apa-apa makasih banyak ya ^^

  4. dalem bgt perasaannya yul unnie. *nyesek bacanya*
    feelnya dapet bgt.
    yul masih aja kekeh bertahan padahal kyunya kyk gt.
    hadooh.
    Kyu sadar ! ! bagun,,, masa km ga pernah liat yul sbg wanita sih.
    The Fourth Flower Boys nya dong chingu.
    Hwaiting^^

    1. hehehhehehe😀😀
      Hyuk? Ahahahahhaha😀😀😀
      oke ^^
      sip sip ^^ heheheh
      tinggal tunggu kapan updatenya aja ahhahahhaha😀😀😀

      makasih banyak ^^

  5. NO kyuuuuuuuuu, ANDWAE gak relaaa kyuhyun sama yeoja lain selain yuri or me hahahahaaaa
    Walau magnae seo juga ga rela sama kyu pokoknya hahhaaaa

    Buatlah sih kyuhyun itu cemburu sama eunhyuk wkwkwkwkkkk

    1. Hehehehhe makasih banyak atas pujiannya ^^ tapi dibanding ff dari author lainnya, ff-ku ini belum ada apa-apanya ^^ maka dari itu, aku akan berusaha lebih baik lagi ^^

      Hehehehhe iya makasih, aku akan lanjutin kok LOVE AGAIN-nya ^^ hehehheehe😀😀

      Hahahhaha chingu, jangan gitu ^^ harus optimis dan yakin kalau ff buatan juga sebagus ff buatan author-author hebat lainnya ^^ bukan cuma aku kok yang hebat, tetapi semua author itu menurutku udah hebat ^^ setidaknya mereka mampu menuliskannya dengan kata-kata pada apa yang mereka pikirkan ^^ walau masih ada yang belum bisa sepenuhnya menyampaikan perasaan yang mereka maksud dengan baik ^^ *termasuk aku* , tetapi kita harus belajar darinya. Termasuk aku, kamu, dan lainnya ^^ *aduhh author kenapa dah?* #plakkkk! *ditimpukin readers kyuhyun oppa* Ahahahhahahhahhah😀😀😀

      Makasih banyak ya chingu ^^

  6. Hahaha onnie, eunhyuk kepincet tuh sm tarian yuri kekeke..
    Yuri…. Jago banget dance 3 jam nonstop, hebat!!
    Tp kasian jg miris, yuri suka sm kyu tp kyu sknya sm seohyun.
    Onnie jago deh buat ff! (Y)
    Aku lanjut lg dl ya onn ke part 2

    1. Ahahahhahhahahaha😀😀😀
      iya dia emang keren!!!
      Hahahhahahahaha😀😀😀
      makasih banayak (_ _) *deeply bow*
      oke oke ^^

      makasih banyak ya chingu ^^

  7. Wah cingu sepertinya aku jd kyuri shipper ni, ceritanya bener2 berfeel kuat, bkan ff ni sj tp yg lain jg^^
    Ak bkan spar kyu, tp kayanya aku mw nglamar kyu eh salah sparkyu makdnya #digebukin sparkyu yg laen# :p

  8. Waaaw.. ini prtama kali aq mampir dsni, n lngsng suka bngt ama tulisan authr..^^

    Salam knal dr newreadrs mu ini thor.. kekekekk

  9. Yuri bertepuk sebelah tangan, sedih jadi yuri kalo kaya gitu. Kyunya belom banyak keluar, siapa tau aja dia juga punya perasaan/? Hehe *ngarep*

  10. kasihan yuleonn😥 dia cinta kyuhyun tp kyuhyun cinta orng lain😥 huaaaa sedih bngett ngebayangin jd yuleonn😥
    keren eonni, next part :’)

  11. hello thor new reader here!! ffnya bagus thor tp knpa bertpuk sebelah tangan TTTTT.. But lanjutkan thor!! ^^

  12. Kyuhyun kenapa g peka sihh klw yuri suka sama dia. Ehh dia nya malah sering curhat tentang cewek” yg lg deket, di sukai maupun pacarnya sama yuri. Apa g nyesek jadi yuri coba??? Pasti sakit banget..

Leave Your Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s