THE MERMAID PRINCESS [ Part 3 ]


THE  MERMAID PRINCESS

[ Sleeping Beauty II ]

Author : Kwon Yura

Main Cast : Kwon Yuri

Song Victoria

Cho KyuHyun

Lee DongHae

Choi MinHo

Support Cast : SNSD and Super Junior members

PG : 17+ and BO (Bimbingan Orangtua)

Genre : Fluff, Angst, Friendship

Art Poster : ShinStarKey ^^

Disclaimer : I don’t own them, they belong to God. I just have this plot. This is My REAL imagination. All of this is MINE, OWN, and PURE of ME! Don’t try to COPAS or PLAGIAT! If I know that, I’ll protect and never post it again!!

 

“ Jika kau berjanji untuk setia, mengapa kau mengingkarinya? Tidakkah lebih baik kau tidak perlu berjanji? Jika pada akhirnya kau tidak bisa menempatinya.”– Kwon Yura


Aku menutup pintu apartement dengan punggungku. Semua pakaianku telah basah terkena hujan lebat. Aku memenjamkan ke dua mataku dalam-dalam sambil menghela napas panjang.

“ Noona…” suara itu membuatku sedikit tersontak kaget. Seorang laki-laki yang sangat familiar untukku sedang berdiri mematung dekat lampu hias -setinggi telinga orang dewasa- dan menyalakannya. Aku menatapnya sembari memaksakan sebuah senyum kecil diwajahku.

“ Apa kau baik-baik saja?” tanyanya sambil berjalan mendekatiku. Aku mengangguk pelan untuk menjawab pertanyaannya, lalu berjalan melewatinya begitu saja menuju kamarku.

Aku sudah memutuskan tentang hal ini. Butuh pemikiran yang matang untuk mengambil keputusan yang benar atau salah. Tersiksa atau tidak? Bahagia ataupun menderita nantinya? Keputusan yang bodoh, tapi mungkin jalan yag terbaik bagi kami berdua, yaitu berpisah.

Aku sudah memutuskannya dengan hati-hati dan juga aku telah memikirkannya dengan matang-matang. Walau pada akhirnya aku yang akan terluka lebih banyak dari yang saat ini ku terima, tapi mungkin itu yang terbaik. Asalkan ia bahagia, itu sudah cukup untukku. Tanpa harus ada paksaan lagi untuknya, untuk tetap mencintaiku.

Walau selama ini ia berkata ia mencintaiku, tapi benarkah itu pada kenyataannya? Ataukah itu semua hanya omong kosong saja?

“ Noona…” panggil MinHo lirih, membuatku tersadar dari lamunanku. Tetapi aku sedang tak ingin bicara padanya. Tidak ingin bicara pada siapapun. Aku hanya berjalan lurus menuju kamarku dan merapikan semua barang-barangku. Aku tahu, dengan bersikap seperti ini aku akan menyakiti hatinya kembali. Tapi sungguh, aku sedang tidak ingin berbicara pada siapapun. Aku ingin sendiri saat ini. Hanya sendiri. Dan aku sangat membutuhkan kesendirian itu.

“ Noona…” ulangnya lagi.

“ … ”

“ Noona?”

“ … ”

“ Yuri noona?” panggilnya dengan lembut dan sabar untuk ke sekian kalinya.

“ …. ”

“ Noona…” panggilnya, kali ini dengan suara yang sangat lirih.

Aku menghela napas dalam dan berbalik menatapnya dengan kesal. “ Can you stop, to calling my name?”

Ia diam, menatapku dengan lirih. Dan aku tak mempedulikannya, menatapnya dengan tegas. “ Please, leave me now.” Tegasku.

“ Noona…” panggilnya lagi.

“ Please, leave me now.” Tegasku sekali lagi.

“ Ok, but I’ll back again.” Ucapnya sembari berbalik bada meninggalkanku.

Aku diam menatap punggungnya yang semakin menjauh.

Percuma menyuruhnya pergi sejauh apapun, karena pada kenyataannya ia akan kembali lagi pada nantinya.

“ Tapi sepertinya, kau tidak perlu kembali lagi.” ucap seseorang yang sangat familiar untukku. Seseorang yang datang entah bagaimana ia bisa tahu bahwa aku berada disini. Senyum lembut tersungging diwajah tampannya sambil berjalan mendekatiku dan melewati MinHo begitu saja.

Aku diam menatapnya. Rasa sesak kembali muncul menghinggapiku. Aku mengedarkan pandanganku menatap apa saja yang berada di sekitarku, menahan air mata yang kapan saja bisa mengalir begitu saja, mengatur napasku untuk kembali bernapas dengan normal yang kapan saja aku bisa mati karena kekurangan oksigen, dan terakhir menjaga diriku yang kapan saja bisa berlari menghambur kepelukannya yang selama ini aku rindukan.

“ Tak begitu mudah menjagamu dari jarak jauh. Tapi sepertinya, aku harus menjagamu dari jarak sedekat ini sekarang.” Ucapnya sembari memelukku dari belakang dan menaruh dagunya dibahuku.  Aku sedikit kaget atas sikapnya ini. Ya Tuhan, apa-apaan ini?

MinHo membalikkan tubuhnya dan menatap kami berdua –terlebih seseorang yang kini memelukku- dengan tatapan tak suka. “ Lepaskan, noona-ku!” ucapnya dengan dingin dan tatapan sinis darinya.

KyuHyun tertawa pelan di bahuku. “ Tidak akan pernah. Pergilah sekarang, Kau tak lihat? Istriku ini sangat merindukan suaminya?” ucapnya dengan tanpa beban sama sekali, sedangkan aku menatapnya tajam.

“ Lepaskan dia!” ucap MinHo setengah berteriak dan seketika aura kemarahan terpancar dengan jelas disekitar tubuhnya. Aku menatapnya dengan kaget. Terlalu kaget malah. Karena aku belum pernah melihatnya marah sekalipun dihadapanku. Yang aku tahu, ia selalu tenang dan tersenyum, disaat apapun. Tapi… tidak seperti ini. Ia terlalu menakutkan untukku.

“ Tidak akan.” Ucap KyuHyun yakin dan tegas.

Aku diam menatap MinHo yang semakin geram melihat KyuHyun. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi nantinya. “ Su-sunbae, lepaskan aku.” Ucapku pelan dan setengah berbisik padanya. Rasanya lidahku masih kelu saat-saat harus memanggilnya seperti itu, bukan oppa…

“ Apa kau bercanda? Tidak, Kwon Yuri, kali ini aku tidak akan melepaskanmu lagi.” sahutnya sambil menatapku dengan lembut.

“ Su-sunbae, lepaskan aku. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk nantinya terjadi. Jadi, ku mohon padamu, lepaskan aku.” Ucapku lagi.

“ Tidak ada sesuatu yang buruk terjadi jika kau tetap berada dalam pelukanku.” Jawabnya lalu tersenyum lembut padaku dan dalam sekali gerakan cepat ia mencium bibirku sekilas. “ Aku merindukanmu.” Ucapnya kemudian. Sedangkan aku diam mematung atas perbuatannya itu.

“ Bisakah kau meninggalkan kami? Sepertinya istriku ini terlalu merindukanku.” Ucap KyuHyun dengan santainya pada MinHo. Sedangkan aku masih diam mematung karena perbuatannya itu.

Apakah aku sedang bermimpi?

“ Cih!” ucap seseorang yang diiringi suara langkah kaki menjauh yang terdengar ditelingaku, tapi aku tak menghiraukannya. Masih terlalu shock.

“ Sekarang, hanya ada kita berdua. Dan, aku akan membuatmu menarik kata-katamu tadi.” Ucapnya sambil melepaskan pelukannya, membalikkan tubuhku menghadapnya, dan menyentuh lenganku dengan lembut. Ia mendekatkan wajahnya padaku. “ Sampai kapan-pun, aku tidak akan pernah melepaskanmu, Cho Yuri.” Bisiknya lembut ditelingaku.

Aku diam, tidak tahu harus lakukan apa?

Detik berikutnya, bibirnya mendarat lembut dibibirku. Menciumku dengan begitu lembutnya. Aku menatapnya dengan tatapan masih bingung. Apakah yang terjadi saat ini semuanya hanya mimpi?

Ya Tuhan… kenapa terasa begitu nyata sekali?

“ Apakah kau tidak ingin membalas ciumanku?” tanyanya lembut sambil menatapku. Aku diam.

Bulir-bulir lembut membasahi pipiku karena tak mampu menahannya lagi. “ Ba-bagaimana bisa… kau…” ucapanku terpotong karena ia menempelkan jari telunjuknya dibibirku.

“ Sstt! Bukankah aku sudah bilang? Aku tidak memiliki hubungan apapun dengan Victoria? Kami hanya teman tidak lebih. Dan jangan kau kira selama tiga tahun terakhir ini aku menelantarkanmu. Karena faktanya adalah tidak. Aku selalu disampingmu tanpa kau sadari, kau tidak tahu siapa pemilik apartement disebelahmu? Dan, aku selalu tinggal disana, menjagamu dengan baik, dan selalu berharap suatu saat nanti kau akan kembali lagi ke sisiku, nyonya Cho.” Jelasnya lembut sambil membelai lembut bibirku.

“ Bohong!” tegasku penuh amarah dan emosi yang selama ini ku tahan.

“ Baiklah, aku minta maaf atas insiden waktu itu. Tetapi itu sungguh diluar keinginanku. Sungguh maaf, maafkan aku. Waktu itu aku mabuk berat dan tanpa sadar aku ingin menciumnya. Karena ku kira itu kau, bukan dia. Maaf, telah membuatmu marah padaku. Maaf, karena aku, hubungan kita hampir saja hancur. Maaf, karena aku belum bisa menjagamu dengan baik. Maaf, aku bukan suami yang baik untukmu. Maaf…” ucapannya terpotong karena aku menarik kerah mantelnya dan menciumnya dengan lembut.

Air mata kesedihanku sudah tidak mengalir lagi tetapi digantikan oleh air mata kebahagiaan. Tapi apakah ini semua nyata?

KyuHyun membiarkanku menciumnya, tanpa ia membalas sedikitpun ciumanku. Sudah berapa lama ia tak menanggapi ciumanku? Sedangkan ia menikmatinya dengan ke dua mata tertutup dan raut wajah tanpa rasa bersalah saat aku mencoba mengintipnya. Aku berhenti menciuminya dan menatapnya kesal dengan wajah yang tertekuk. Curang!

Ia tertawa pelan. “ Sudah selesai?” tanya dengan senyum lembut yang masih menghiasi wajahnya. Aku menatapnya kesal.

“ Abaikan saja, oppa. Lupakanlah, lalu pergilah.” Ucapku dengan kesal dan berjalan menjauh darinya.

“ Ya! Kau memanggilku apa?” tanyanya yang dapat ku dengar dibelakangku suara langkah kaki yang sedang berlari-lari kecil ke arahku.

Ia menahanku dengan cara mencengkram lenganku dan menggenggamnya dengan erat. Aku menoleh menatapnya dengan bingung, sedangkan ia tersenyum lebar padaku.

“ Wae, oppa?” tanyaku polos. Sedangkan ia semakin menatapku dengan mata yang berbinar-binar dan senyum lebar diwajah. “ Oppa! Kau membuatku takut.” Ucapku lagi yang semakin tak mengerti. “ Oppa?” panggilku padanya dengan kening yang berkerut. Ia diam, hanya menatapku dengan senang dan senyum yang masih menghiasi wajah tampannya.

“ Ya! KyuHyun oppa!” panggilku sekali lagi.

Ia lalu mengulum senyum lembut sambil menatapku dengan tatapan jahilnya. Kenapa dia?

“ Ya! Op…” ucapanku terpotong karena aku baru menyadari sesuatu. Sesuatu yang salah. Sesuatu yang seharusnya tak ku lakukan. Aku memanggilnya dengan panggilan oppa, bukan sunbae, atau lainnya. Ya Tuhan, apa yang baru saja aku lakukan? Aish! Kwon Yuri! Kau telah menghancurkan rencanamu sendiri! Tsk!

“ Aku sudah tau, kau tidak pernah melupakan aku, Cho Yuri. Kau hanya pura-pura melupakanku.” Ucapnya dengan bangga dan senyum evil miliknya.

“ Ya! Apa kau sakit?” tanyaku khawatir sembari menyentuh keningnya dengan punggung tanganku, alih-alih mengalihkan perhatian. Ia lalu menarik tanganku, kemudian menciumnya dengan penuh perasaan. Permainan apalagi yang harus aku ikuti kali ini, Cho KyuHyun? Huh?

“ Aku sakit, nyonya Cho. Di sini, dihatiku.” Ucapnya lembut sambil menaruh tanganku di dadanya. Dapat ku rasakan detakan jantungnya yang berdetak dengan cepat. “ Dan kau harus bertanggung jawab dengan perbuatanmu itu.” Tambahnya lalu membopongku layaknya putrid raja. Aku tersontak kaget atas sikapnya ini yang tiba-tiba.

“ Oppa! Kau lakukan apa? Ayo turunkan aku!” protesku padanya sambil melingkarkan ke dua tanganku dilehernya sedangkan ia masih tersenyum jahil.

“ Tidak akan lagi, nyonya Cho. Kau harus menerima hukumannya.” Ucapnya lagi dengan penuh misterius sambil membopongku ke kamar.

“ Hukuman? Hukuman apa?” tanyaku bingung. “ Sudahlah, oppa, turunkan aku. Aku harus mandi dan ganti pakaian.” Tambahku.

“ Kalau begitu, ayo kita mandi bersama. Kebetulan aku juga belum mandi.” Godanya lalu diikuti suara tawa keras darinya.

“ Ya! Cepat turunkan aku!” protesku kesal sambil memukul dadanya pelan. Sedangkan yang dipukul malah tertawa dengan puas melihatku. “ Ya! KyuHyun oppa!” panggilku.

Ia membawaku ke kamar kemudian menutup pintu kamar dengan salah satu kakinya. Ingin apa dia?

“ Nah, Cho Yuri, kau tidak akan bisa pergi kemanapun. Hari ini, aku benar-benar akan mengikatmu untuk tetap menjadi milikku. Mengerti? Dan kau tidak boleh menolaknya.” Ucapnya lembut. Aku diam menatapnya. Apa maksud dari ucapannya? Apakah ia ingin mengurungku dan tidak memperbolehkanku keluar? Memangnya aku seekor burung yang harus dikurung di dalam sangkar kah?

Ia mendudukanku diranjang secara lembut dan perlahan-lahan, seakan-akan ia tidak ingin menyakitiku sedikitpun.

“ Dengar…” ucapnya kemudian setelah mendudukkanku. Aku menatapnya dengan kening yang berkerut. “ … aku tidak peduli seberapa kerasnya kau menghindariku, membenciku, dan berusaha melupakanku. Karena mungkin aku memang pantas mendapatkan itu darimu. Tetapi, dihatiku tidak ada ruang lagi untuk wanita manapun. Karena sudah ada yang telah memiliki ruang dihatiku sepenuhnya, dan itu hanya kau seorang, Cho yuri. Bukan orang lain. Yaah, walau aku hampir berbuat bodoh, karena tidak bisa mengontrol diriku dan hampir membuatku gila karena aku takut kehilanganmu dan kesalahan itu. Karena hanya dirimu-lah alasan aku masih ingin dapat bernapas di dunia ini. Karena hanya dirimu-lah yang aku cintai, melebihi apapun yang ada di dunia ini. Karena hanya dirimu-lah aku…” ucapannya terpotong karena aku mencium bibirnya singkat untuk menghentikan ocehannya itu.

“ Aku mencintaimu, suamiku, Cho KyuHyun.” Ucapku pelan dan hampir mati karena malu. Mungkin saat ini, pipiku tengah memerah seperti tomat rebus. Ya Tuhan, apa yang telah ku lakukan tadi? Apakah aku telah menyerah dengan semua prinsip-prinsipku? Bagaimana jika semua ini hanya sebuah permainan yang sedang ia jalankan? Aku harus lakukan apa setelah ini?

KyuHyun tersenyum puas menatapku, ia lalu mendekatkan wajahnya padaku. “ Aku juga mencintaimu, istriku, Cho Yuri.” Bisiknya lembut ditelingaku. Detik berikutnya ia mulai bertingkah nakal. Ia mencium bibirku dengan lembut lalu beralih ke leherku. “ Aku mencintaimu.” Bisiknya lagi ditelingaku.

“ Oppa, hentikan. Jangan lakukan ini.” Pintaku pasrah padanya. Ia diam lalu menatapku dengan bingung dan memasang wajah memelasnya.

“ Wae?” tanyanya manja. “ Aku sudah merindukanmu selama tiga tahun lebih! Kenapa aku tidak boleh melakukannya denganmu?” rengeknya manja. Ya Tuhan, suamiku kembali lagi seperti dulu. Sudah lama sekali… tidak seperti ini. Rindu dan bahagia. Hanya itu yang dapat ku rasakan saat ini. Senyum lembut tanpa sadar tersungging diwajahku.

“ Oppa, hari ini kita bersama saja sudah cukup.” Jelasku sabar dan lembut. “ Aku menolak melakukan itu, bukan berarti aku tidak merindukanmu oppa, melainkan aku sangat merindukanmu. Tetapi, tidak sekarang. Lihatlah, pakaianku basah semua akibat bermain hujan-hujanan tadi. Dan aku juga merasa sangat lapar. Apakah oppa tidak merasa lapar juga sama sepertiku?” tanyaku polos padanya.

“ Sudah ku bilang, aku akan mengantarmu pulang, tetapi kau yang masih nakal dan tidak ingin menuruti ucapan suamimu ini.” Cibirnya kesal. Aku tertawa pelan melihatnya seperti itu.

“ Mian, selama tiga tahun lebih ini aku mencoba menghindarimu. Dan belum bisa memaafkanmu. Karena aku butuh waktu untuk berpikir mengambil keputusan yang tepat.” Sesalku padanya.

“ Tetapi, jalan yang kau ambil salah, nyonya Cho. Jika sebuah perpisahan adalah jalan yang terbaik, kenapa pasangan suami-istri di dunia ini tidak memilih jalan itu saja?” tuturnya bijak. “ Tetapi sayangnya, mereka semua tidak memilih jalan itu. Kenapa? Karena semua masalah pasti memiliki jalan pemecahan sendiri-sendiri, tetapi bukan jalan perpisahan. Dan aku ingin seperti mereka, yang masih tetap bersama selama puluhan tahun lamanya, hingga mautlah yang akan memisahkan mereka. Dan, hanya kau lah tempat terakhirku berlabuh. Bukan Victoria, bukan SeoHyun, bukan Jessica, bukan SooYoung, dan bukan wanita manapun. Hanya kau, Cho Yuri.” Tambahnya. Entah mengapa aku tersentuh dengan perkataannya barusan.

“ Oppa, kenapa kau harus membawa Jessica, SooYoung ataupun SeoHyun?” tanyaku polos.

“ Karena berdasarkan isu-isu yang beredar, aku memiliki hubungan khusus dengan mereka. Tetapi, pada kenyataannya adalah tidak. Aku hanya memiliki hubungan khusus denganmu, Kwon Yuri, yaitu sebagai pasangan suami-istri yang sah dimata hukum dan agama. Dan selamanya akan begitu, dan tidak akan berubah. Yah, walau belum banyak yang mengetahui hubungan kita ini, tetapi setidaknya dimata hukum dan agama adalah sah. Itulah yang terpenting.” Jawabnya dengan yakin dan lembut.

Aku mengulum senyum manisku. “ Aku juga berharap selamanya kita akan tetap seperti ini. Tidak akan pernah berubah. Maaf, aku hampir melakukan kesalahan yang mungkin akan ku sesali seumur hidupku. Kau tahu, oppa? Setiap saat bertemu denganmu, entah mengapa aku selalu ingin lebih. Aku benar-benar ingin memiliku seorang, dan tidak ada yang boleh memilikimu selain aku. Aku tahu, aku ini egois ingin memonopolimu dirimu sepenuhnya, maka dari itu aku berusaha untuk sedikit menjauhimu. Karena aku takut, pada akhirnya nanti aku tidak bisa mengontrol diriku lagi. dan aku tidak dapat mempungkiri saat kau berdekatan dengan Victoria unnie. Kau selalu saja mengutamakan dia daripada aku. Kau selalu saja memiliki waktu bersamanya. Sedangkan kau denganku, kau selalu saja hampir tak punya waktu untukku. Kau selalu saja ada untuknya, dan jarang sekali ada untukku. Bahkan, saat aku sakit lebih parah darinya kau tidak sempat menjengukku, menanyakan kabarku-pun tidak. Bahkan kau berani menyakitiku secara fisik karenanya, dan mengabaikanku.

Oppa, sampai saat inipun, kau masih sama saja seperti lima tahun yang lalu, dimana kita baru saja menikah. Terkadang kau mengabaikan kehadiranku, tidak memedulikanku, bahkan kau hampir tak pernah dirumah karena pekerjaanmu dan Victoria unnie. Kau tahu siapa yang selalu menemaniku disaat-saat seperti itu? Hanya MinHo dan DongHae oppa-lah, yang selalu ada untukku tanpa aku sadari. Berpisah denganmu selama tiga tahun, membuatku tersadar betapa besar cinta mereka padaku. Terlebih MinHo, ia mencintaiku begitu dalam. Ia bahkan tak pernah pergi dari sisiku, tetap berdiri disampingku walau aku telah menyakiti hatinya beribu-ribu kali sekalipun. Ia tetap berdiri disampingku dan tersenyum lembut padaku. Terkadang, aku pernah berpikir, kenapa aku tidak pergi ke sisinya saja? Sedangkan aku berdiri disisimu tak pernah kau pedulikan. Sedangkan ia, selalu menunggu, menunggu, dan menungguku. Tak pernah lelah atau berjalan menjauh sedikitpun dariku. Dan, terkadang aku pernah berpikir…” ucapku sambil menatap matanya lurus sambil mengulum senyum pahit padanya. “ … apakah kau mencintai Victoria unnie?” tanyaku sambil menatap lurus ke arahnya. KyuHyun diam dan mendengarkanku dengan seksama.

“ Dan sampai sekarang, aku ingin mempertanyakan itu padamu, oppa. Apakah kau mencintai Victoria unnie?” tanyaku lagi.

KyuHyun menatapku lurus kemudian ia mengulum senyum padaku. Ia bangkit dari duduknya dan beralih duduk disampingku lalu merangkulku dengan erat. “ Maaf, telah membuatmu berpikir seperti itu. Aku selalu berusaha meluangkan waktuku untuknya karena ia adalah seseorang yang lemah. Walau ia terlihat ceria diluarnya, tetapi ia tidaklah seceria di dalamnya.” Jelasnya.

“ Wae?” tanyaku penasaran.

“ Karena saat ia pertama kali training dulu, mungkin telah tujuh tahun lebih yang lalu, aku melihatnya sedang menahan rasa sakit yang entah itu apa? Tetapi, ia bilang bahwa ia baik-baik saja. Entahlah, sampai sekarang juga aku tidak tahu mengapa ia seperti itu. Yang aku tahu, ia hanya memiliki penyakit maag dan alergi. Itu saja, selebihnya jika aku lebih sering keluar dengannya, aku tidaklah hanya berdua saja dengannya. Karena disitu ada Nickhun dan Zhoumi, dan aku hanya menemani mereka bertiga. Karena mereka yang memintaku untuk datang, dan aku tak bisa menolaknya.” Jelasnya lagi sambil menerawang jauh menembus langit-langit kamar.

“ Wae?” tanyaku lagi dengan sabar.

“ Karena jika tidak, mereka akan mengganggumu.” Jelasnya dengan raut wajah yang kesal saat membayangkan kejadian yang tak ku tahu. Aku mengernyitkan keningku.

“ Menggangguku? Kau bercanda, oppa?” tanyaku diselingi tawa hambar. KyuHyun menatapku dengan lembut.

“ Ani, aku serius. Nickhun sendiri yang bilang, kau tahu? Sebenarnya ia sudah menyukai-mu sejak lama, tapi tak berani mengungkapkannya. Dan, alasan itulah yang ia pakai untuk menarikku keluar dengannya.” Jelasnya sambil mencubit pelan hidungku.

“ Kenapa kau tidak menolaknya? Bukankah Nickhun oppa sudah memiliki Victoria unnie? Ataukah itu semua hanya sandiwara saja?”

“ Yah, kau benar. Dia memang telah memiliki Victoria. Mereka saling menyukai satu sama lain. Dan ku rasa itu bukanlah sandiwara, melainkan kenyataannya.” Jawabnya dengan lembut dan sabar.

“ Lalu?” tanyaku, masih penasaran.

“ Mereka tidak berani berdua untuk pergi bersama. Bahkan terkadang, disana ada anggota 2PM lainnya juga, jika aku atau Zhoumi tidak bisa menemani mereka. Tetapi, jangan tanya kenapa aku bisa mabuk dan ada Victoria disisiku?” jelasnya sambil menatapku dengan penuh sesal.

Aku tersenyum pahit. Lagi-lagi kejadian itu. Kejadian yang tidak ingin ku ingat seumur hidupku. Kejadian yang membuatku melakukan tindakan ini. Kejadian yang bisa siapa saja marah dan murka saat melihat ditempat itu langsung. “ Wae?” tanyaku pada akhirnya.

“ Karena aku tidak tahu jawabannya. Sampai sekarang aku tidak mengerti mengapa, bagaimana, dan kenapa? Seolah-olah itu semua telah diatur dan direncana oleh seseorang dengan baik. Karena saat itu, aku merasakan sebuah kejadian yang janggal untukku. tetapi, aku tidak tahu itu apa. Sampai sekarang aku belum menemukan jawabannya.” Jawabnya dengan kepala yang tertunduk.

Aku menghela napas dalam. Bulir-bulir lembut yang tertahan dipelupuk mataku ingin sekali rasanya mengalir begitu saja sebagai pelampiasan rasa sakit ini. Tapi… aku tidak ingin. Cukup sudah. Aku tidak ingin menambah bebannya.

“ Kalau begitu jangan mengingat.” Ucapku sambil memaksakan senyum lembut diwajahku dengan mata yang berkaca-kaca. KyuHyun menatapku lurus. Ada pancaran kesedihan di dalam matanya. “ Sudahlah, lebih baik saat ini aku mandi dulu. Kau pesan saja makanan. Mungkin akan lebih segar nantinya.” Ucapku kemudian sambil bangkit dari dudukku dan melepas rangkulannya. Aku pergi ke kamar mandi tanpa menoleh ke belakang.

Bulir-bulir lembut kembali menghiasi wajahku tanpa bisa aku tahan lagi.

Dari sekian banyak kenangan pahit dan manis. Kenapa harus kenangan itu yang tersimpan dengan jelas dibenakku. Kenapa? Kenapa hal itu harus terjadi?

Ya Tuhan…

Sebenarnya ada apa dibalik semua ini?

***

========================== TBC ========================

Annyeong! *teriak pake toa* Yura balik lagi ^^ Hahahhahhaha😀😀😀

Ini lumayan panjang loh 14 Ms Word page -___-v

Ok ditunggu ya komen, kritik, dan sarannya! ^^

DON’T FORGET TO RCL ( READ, COMMENT, AND LIKE ) PLEASE!!!

THANK YOU.😀😀😀 ^^

64 thoughts on “THE MERMAID PRINCESS [ Part 3 ]

  1. wh kyu bru dtg ud lgsg nyosor ajh tuh ,ksian minho na kn . Cmbru ,hehe
    oh gtu crta na ..
    Hah np gg dlnjutin ajh si adgn na np mlh ngbrol ,hahaha yadong na mulai ..
    Kra2 sp ya yg buat kyu mabuk gtu ? Pnasarn ,lnjut dh .

  2. Yey first !!!
    YesYesYes kembali mesraaaa…
    Itu kyu di jebak yah???
    Siapa siapa siapa???
    Curigaaaaaa sama sih minho nih hahaha :p
    Gatau soktau bgt yeee gueee….
    Capcuussss ff nya jgn lama2 yee author.
    Ff ff yg lainnya juga jgn lama2 hahahaa😀

  3. Wiih, koq aku nyobain commen gk bisa ya?, lg error gk sih commen lewat hp? Biasanya juga kagak >,<

    Minho Marah, Yuri balik lg ke si Kuyu? Eh nantinya gitu lagi si Kuyunya
    Nah Donghai nya gimana??????

    Jadi lanjut aja deh xD

  4. first?
    yak kenapa gitu, selalu muncul vic di tengah2 acara menyenangkan. itu yuri eonni sabar bgt ngadepin kyu. uda gt d maafin segampang itu, eonni bikin kyuri jadi serumah lg donk, n punya aegi #lho?

  5. owh, jadi begtu toh alasannya kyuhyun kenapa dia bs ampe sgtunya ama victoria, yul km cpet sekali luluhnya, pantesnya kyuhyun dikasik pelajrn sedikit. hehe biar 1 sama *sepak bola kali. hahaha

  6. donghae kok ga keluar?
    donghae ma minho sama aq aja deh#plakk

    akhrnya kyu ma yuri baikan juga..
    jangan2 yg ngejebak mreka itu nichkhun ma victoria lg..

  7. wihiiii kyu ma yuri balikan🙂 . ckckck -.- kyuhyun main nyosor aja mbikin minho cemburu tuh hahaha, baguuusss ^^
    :O yg njebak kyu siapa? nugu?? nikhunkah?
    lanjut chingu.. ff yg laine jg d lanjutin ya
    ceritanya tambah seru, bagus😀

  8. ntah napa wlopun kyu dah minta maaph tp aq masih pngin buang dia ke laut…
    ahh kyuuuu!!!!! sebel aq!!!!!
    ayo lanjuuuuuuuuuuttttt!!!!!!!!!

  9. Huah…trnyata itu toh alasan kyu sring tinggalin yuri..so sweet bgett..tp ksian minho..yg sdh jgain yuri truz d tinggalin yuri lg deh..
    jgn lama2 ya pkok nya hruz panjang..n’ pairing nya hruz KYURI jjang!!!!

  10. jadi kyuhyun dan yuri dah mulai balikan ?
    kasian minho😦 tapi kan ini khusus ff kyuri hehe ^^

    lanjutin ya…🙂 jadi penasaran drama apa lagi yg akn dihadapin kyuri ^^

  11. jadi selama ini si evilkyu ga selingkuh ? !
    Ommo~
    maaf ya oppa sdh menuduh dirimu yg tidak”. *bungkuk90drajat*
    gt dong oppa-unnie bicara baik”.
    akhirnya yuri unnie bahagia jg.
    senangnya~

    hwaiting^^ saeng~

  12. iia ,aq spendpt . Kyna yg ngjebak nto nikun nd vic dh . Nikun yg ska yul mkna ngjbak kyu ,dy pcrn am vic cm kedok lgpl vic rda aneh ni ms pcrn msti ngjag kyu np gg ngjag fx ajh . Hmm curiga sy ,hehe

  13. aishhh,,ini mah masih pendek,,huwahahahaha aigooo kyu tu emang misterius ya,,,ckck aduhh q berharap part seljutnya adegan romantisnya dibanyakin lagi,,xixi lanjuta yaaa saymmkren2,,xixi

  14. Ommo,,,Kyuhyun Oppa,,,datang2 langsung main nyosor aja,,,huahaha mpe shock terapy yuri dibuatnya,,,xixi itu ahmmm kurang NC nya Thor,,,#Plakkk,, otak yadong,,huahaha aq suka dech klw liat kyuri mesra gini,,walau kasihan ya minho,,huhu ya udah minho sm aq ja dech sini,,xixi lanjut ya say,,ditunggu,,,,

  15. daebak !! naemu daebak !!
    seneng bisa baca KYURI serumah lagi. tapi Minho nya kasian huhuhu.. tapi tak apalah asalkan Kyuhyun sama Yuri aku seneng, seneng banget malah. hehehe^^
    cepet lanjut ya Unni jangan lama-lama lho, suer penasaran pisan ^^
    ohh iya Unni, ff ‘i wanna say love you’, ‘the fourth flower boys’, ‘love again’ juga cepet di lanjut ya, jebal !! #maksa banget ya aku. plakk!!

    FIGHTING buat UNNI !! \(^o^)/

  16. Aduh pngen nangis aku ,, ƪ‎​​‎​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)ʃ
    Kasian juga si minho , liat org yg dia cintai ciuman ,,
    Mkasih yaa saeng udah dijelasin akar permaslahan yuri,kyu ..
    Bhasanya bagus bnget , blajar dmnaa ??
    Hhahaha😀 , just qding ,,
    Aku sukaa crtnya , ditggu deh ff yg lain smaa part slnjutnya pastinya ..
    Daebaaaaaak ,,
    (Oh iaa part yg ini bnyaak adegan kiss yaa, enak bner yurii onnie)
    Hahaha😀

  17. Minho… Aku terbuka untukmu….*pergikepelukanminhoninggalinYesungoppa*
    #dimarahiYesungoppa#😀
    KYURI jjang!!
    akhirnya bisa bersatu lagi…. asik-asik😀😀😀
    #menarinarisamaYesungoppa#

  18. Uwaaaaaa ternyata kyu cintamu begitu besar, tp kacian jg tuh minho nya…..ma ak mw gak?? Hehehe^^v #ditimpuk ma minho shiper#
    Ayo dilanjut jdpenassran ni spa yg ngrencanain bwt ngancurin hubungan mereka ^^

  19. Kyuhyun daebaakkk dehhh !!!! hohohoho
    pintar banget bikin Yuri luluh ,,,kirain mereka mau yadongan …
    ternyata ,,,curhat,,,wkwkw
    tapi seru banget kokkk ^^
    Ada yang ngejebak Kyu?nuguseyo ?Penasaran…
    oh ya aku harap konflik dengan vic nya selesai sampai sini dan d ganti dengan konflik yang lebihhh menguras air mata ,,^^
    DAEBAAKKK!!1

  20. Yes akhir’a kyuri bisa bersatu lgi..
    Cerita’a bagus:)
    Tpi semudah itu yuri maaf kan kyu?
    Donghae kok udah gak perna ada lgi di sini?
    Minho sini sma q kita berpelukan;)
    lanjut thor SEMANGKA..

  21. eonni, minho nya baik banget, kasihan oppa T,T #pelukminho
    Yeay! Akhirnya kyuri bersatu lagi \m/ ! Seneng deh liat kejahilan kyu ama yuri xD.
    Tapi itu siapa yang ngejebak kyu? Donghae? #plak gak nyambung.
    Oh iya eon, hae nya munculin dong, pengen liat si ikan cemburu lagi nih. Ahay

  22. Daebak ! Karna kyu udah sama yuri ya sudah lah minho nya buat aku aja#tarik minho(?)
    GEDEBUK GEDEBUK GEDEBUK#di hajar shawol

  23. wah autor hbat bkin ff-nya ..wlaupun sbenarnya ksihan jga minhoppa, tapi gkk apadeh, yg pnting yul eunnie bhagia sma kyuppa.. Lnjutin yah, . Tpi wkt q bka blok ini ad part lnjutannya tpi d protec, pdahal reader pnasaran, .. Slam knal yah Q reader ff kyuri yg msih pmula..hehe

  24. wah bkin ff-nya kren cinggu ..wlaupun sbenarnya ksihan jga minhoppa, tapi gkk apadeh, yg pnting yul eunnie bhagia sma kyuppa.. Lnjutin yah, . Tpi wkt q bka blok ini ad part lnjutannya tpi d protec, pdahal reader pnasaran, .. Slam knal yah Q reader ff kyuri yg msih pmula..hehe

  25. huwaaaaaa…
    Part nya benar2 so sweet…
    Semoga KyuRi bersama selamanya..
    Amiieenn…

    Jangan ada lagi masalah diantara mereka..
    Terus cepet2 punya anak.. :p #eehh

  26. padahal udah baikan ya,tapi tetep aja hatinya yuri masih belum nrima kyuppa seutuhnya. Huft bikin sedih. Bagi2 pw dong thor

  27. Emang.a syp yg menjebak kyu sm vic, brikan jawaban d part slanjut.a ya cingu.
    Ak ksiyan sm minho, msh sbel sm kyu.

  28. ooo… ternyata kyu melakukan itu karna vic yg lemah dan sakit2an.. trus kyu jg ikut ajakan nikhun gara2 dia gk mau yuri digangguin sm nikhun,,, minho disini kasihan apalagi mereka udh baikan^^ seneng deh^^ next part eonn, fighting! ^^

Leave Your Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s