I Wanna Say ” I Love You ” [ Part 5 ] – Why


I Wanna Say “ I Love You ”

[ Why ]

Author : Kwon Yura

Main Cast : Kwon Yuri

Seo Jo Hyun

Lee EunHyuk

Cho KyuHyun

Support : SNSD and Super Junior

PG : 17+ amd BO (?)

Length : Series

Art Poster : ShinStarKey

Disclaimer : I don’t own them, they belong to God. My plot is really my OWN, PURE, and MINE.

Don’t try to copy or plagiat, please!!! Because I don’t permit it!!

And Happy Reading too!

 

“ Kenapa harus kau? Yang selalu menyakitiku.”-Kwon Yura


NOT FOR SILENT READER(s) AND PLAGITOR!!

 


EunHyuk membawaku ke luar dari gedung sekolah. Aku sudah tidak menangis lagi. Hanya bulir-bulir lembut yang masih enggan untuk berhenti mengalir. Saat ini tatapan mataku kosong, tenagaku terserap habis keluar begitu saja, dan pikiranku melayang jauh. Jauh, sebelum semua ini aku ketahui. Atau mungkin terjadi? Entahlah. Hatiku terlalu dingin dan beku. Terlalu gersang, tanpa ada kehidupan lagi.

EunHyuk menuntunku berjalan pergi dari tempat ini secara perlahan-lahan dan lembut. Ia merangkul bahuku dengan erat dan kuat. Aku dapat merasakan ke khawatiran yang ia rasakan terhadapku. Aku menatapnya, menatapnya yang saat ini tengah serius pada jalanan dan langkah kakiku. Seakan-akan jika ia tidak memperhatikannya dengan seksama maka aku akan terjatuh dan mengalami cedera berat. Aku diam. Lidahku terasa kelu untuk berbicara kepadanya. Ingin sekali aku mengatakannya, tetapi lidah dan bibirku terasa sulit untuk mengatakannya.

Kenapa? Kenapa harus orang ini yang saat ini ada untukku? Kenapa? Kenapa bukan KyuHyun saja yang saat ini disampingku?

Kenapa?

Bulir-bulir lembut kembali membasahi ke dua pipiku.

Aku memenjamkan ke dua mataku begitu dalam, mencoba mengurangi atau mungkin menghilangkan rasa sakit yang ku terima ini.

“ Yuri-ya, kau tunggulah disini. Aku akan mengambil motorku terlebih dahulu.” Ucapnya saat kami telah berada dekat parkiran motor. Aku diam menatapnya, sedangkan ia tersenyum lembut padaku. Ingin sekali rasanya aku menggelengkan kepalaku dan berkata tidak perlu. Tetapi, seluruh tubuhku menolaknya. Tanpa aku sadari, aku menganggukkan kepalaku dengan pelan. EunHyuk mengelus pucuk kepalaku dengan lembut dan penuh kasih sembari tersenyum. Ia menatapku dan memperlakukanku dengan tulus. Sedangkan aku diam menatapnya.

“ Tenanglah, semuanya akan baik-baik saja.” ucapnya menyemangatiku sembari tersenyum ramah padaku.

Aku baru menyadari satu hal. Dia sangatlah tampan. Apakah aku terlalu telat untuk menyadarinya atau mungkin karena aku saat ini tengah lemah makanya aku melihatnya seperti itu? Entahlah, aku juga tidak tahu jawabannya. Dan aku tidak ingin mengetahuinya.

“ Sudahlah, jangan menangis lagi. Sudah ku bilangkan, kau jelek saat menangis.” Makinya lembut sembari mencubit ke dua pipiku dengan sedikit keras. Aku meringis kesakitan saat jemarinya mencubit ke dua pipiku.

“ Aish! Ya!” protesku kesal. Ia lalu tertawa pelan melihatku.

“ Ini baru, Kwon Yuri-ku.” ucapnya dengan lembut dan senang. Aku menepis ke dua tangannya yang mencubiti ke dua pipiku.

“ Lepaskan!” kesalku padanya yang dibalas suara tawa pelan darinya. Detik berikutnya, ia baru melepaskan tangannya dari pipiku tawa yang masih menghiasi wajahnya.

“ Aku mengerti.” Ucapnya sedikit menyebalkan terdengar ditelingaku. “ Ayo pulang.” Ajaknya sembari menggenggam salah satu tanganku dan menariknya dengan pelan. Aku diam dan tak bergeming sambil menatapnya. Ia lalu membalikkan tubuhnya menghadapku.

“ Ada apa?” tanyanya lembut. Aku menggelengkan kepalaku dengan pelan lalu menatapnya kembali.

“ Tidak, aku disini saja menunggumu. Sana ambil motormu.” Jelasku sembari mendorong-dorong tubuhnya pelan untuk pergi menjauh dariku.

“ Ya! Ya! Ya! Baiklah! Aku mengerti! Sudah jangan dorong aku! Ya! Kwon Yuri!” kesalnya padaku yang ku balas dengan suara tawa cukup keras dariku.

“ Ya!” protesnya lagi sembari menatapku kesal. Aku hanya tertawa pelan menatapnya sembari menjulurkan lidahku padanya.

“ Sudah sana.” ucapku padanya yang dibalas dengan cibiran kesal darinya sembari berjalan menjauh dariku. Aku tertawa pelan melihatnya.

Aku lalu terdiam menatapnya yang kini berjalan mendekati motornya diparkirkan. Menatap kosong ke arahnya. Aku tidak ingin membuatnya merasa lebih khawatir lagi padaku. Tidak, dan tidak boleh. Aku ingin hubunganku dengannya hanya sebagai teman, tidak lebih. Pikiranku melayang lagi. Bulir-bulir lembut ingin kembali turun membasahi ke dua pipiku. Perih. Aku mendongakkan wajahku menatap langit malam yang redup tanpa bintang-bintang.

KyuHyun-ah…

“ Yuri?” panggil sesorang padaku. Aku diam untuk beberapa saat. Tidak menoleh, tidak bergerak, ataupun memalingkan wajahku padanya. Karena pemilik suara itu adalah seseorang yang ku rindukan dan ku inginkan selama ini. Perih. Hanya mendengarkan suaranya saja seperti ini.

“ Yuri? Kwon Yuri?” ulangnya lagi sembari berjalan mendekatiku. Aku diam dan perlahan-lahan menolehkan wajahku padanya. Pilu. Harus melihatnya lagi.

“ Ternyata benar memang kau.” Ucapnya lagi sembari tersenyum lembut padaku. Aku hanya diam menatapnya tanpa tahu apa yang harus aku lakukan. “ Kenapa kau masih berada disini? Apakah kau memiliki kegiatan lain? Atau ada sesuatu yang tertinggal?” tanyanya saat ia telah berada disampingku. Tidak, tidak boleh.

Tanpa aku sadari, aku berjalan mundur menjauh darinya. Menjaga jarak di antara kami. Ia menatapku dengan kening yang berkerut dan tatapan bingung. Sedangkan aku sendiri tidak tahu apa yang saat ini tengah aku lakukan.

“ Yuri-ya, apa kau sakit? Kau terlihat pucat dan tidak sehat.” Tanyanya sembari berjalan mendekatiku. Aku kembali melangkah mundur darinya. Sedangkan ia melangkah kakinya dengan panjang lalu mencengkram salah satu lenganku. Aku diam menatapnya dengan tatapan sebiasa mungkin, seolah sedang tidak terjadi apa-apa. “ Yuri-ya?” panggilnya lembut. Aku diam. “ Ada apa denganmu?” tanyanya lagi.

Aku diam menatapnya. Sakit dan pilu yang saat ini aku rasakan menyiksaku lebih hebat dari yang biasanya.

“ Yuri-ya?” panggilnya lagi.

Seandainya saja aku memiliki kesempatan untuk mendengar suaranya lagi untuk lebih lama. Mungkin, aku tidak perlu merasakan sakit sesakit ini.

Aku menelan ludahku sendiri dengan susah payah. Lidahku masih terasa kelu untuk berbicara. Tetapi, aku tidak ingin mendapatkan sakit lebih dari ini. Cukup. “ Le-lepaskan aku, Cho KyuHyun.” Ucapku dengan susah payah. KyuHyun menatapku dengan bingung dan kening yang berkerut.

“ Yuri, kau ini aneh sekali.” Ucapnya sembari menatapku lekat dan tajam.

“ Ani, aku baik-baik saja. Lepaskan, aku ingin pulang.” Ucapku tegas dan sedikit emosi padanya.

“ Kalau begitu, kita pulang bersama.” Ajaknya dengan ceria. Aku menggeleng pelan dan berusaha melepaskan diriku darinya.

“ Tidak, tidak perlu. Kau pulang sendiri saja.” ucapku pelan dan lemah tak bertenaga.

“ Ke-kenapa?” tanyanya dengan suara yang aneh. Aku diam menatapnya dengan tajam.

“ Huh? Bukankah kau tidak ingin semua orang tahu bahwa kau memiliki seorang teman sepertiku? Dan, bukankah kau yang memintaku agar kita menjaga jarak saat disekolah? Kau tahu? Awalnya aku merasa bingung kenapa kau memintaku seperti itu, tetapi lama-kelama aku menyadari satu hal. Kau tidak ingin orang lain tahu bahwa orang setampan dirimu dan sekerenmu, memiliki hubungan persahabatan dengan seseorang sepertiku. Tetapi, sekarang sudah tidak masalah bagiku. Saat pertama kali aku berpikiran seperti itu, aku menepisnya dan tak ingin mempercayai hal itu, tetapi semakin hari pikiran itu menyatakan kebenarannya padaku. Dan, satu hal lagi…” ucapku sembari mengacungkan jari telunjukku padanya. “ Aku baru sadar satu hal, kau hanya menganggapku seperti boneka saja. Tak lebih.” Lanjutku dengan penuh penekanan dan emosi yang selama ini ku rasa. Mataku terasa perih dan sakit karena air mata yang tertahan dipelupuk mataku. Sakit dan pilu.

KyuHyun diam menatapku. Sedangkan aku telah terbebas dari cengkramannya. Aku membalikkan tubuhku darinya dan mendapati EunHyuk telah berdiri dihadapanku dengan motor sport miliknya yang entah sejak kapan. Wajah EunHyuk tertutup oleh kaca helm yang hitam dan pekat. Hingga membuatku sulit untuk menerobos melihatnya.

Aku tersenyum lembut padanya, walau tanpa aku tahu ia melihatnya atau tidak. Aku lalu menaiki motornya. Aku memeluk EunHyuk dari belakang dengan ragu dan takut. Saat EunHyuk melajukan motornya, aku memalingkan wajahku dari KyuHyun. Aku tak ingin melihatnya lagi. Aku sudah lelah, menahan semua perasaan ini.

Selanjutnya, aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Terlebih hubungan persahabatanku dengan KyuHyun. Bulir-bulir lembut mengalir begitu saja tanpa aku minta. Memori beberapa tahun yang lalu terputar kembali dalam benakku tanpa aku harapkan.

EunHyuk menyentuh ke dua tanganku yang melingkari pinggulnya, meremasnya pelan dan lembut sebelum ia menambah laju motornya dengan kecepatan tinggi.

***

=========================== TBC =============================

Short? Sorry😛😀😀😀

How you feel for the story? Bad or good?

If you don’t like it, sorry (_ _) Kekeke~

Fanfic yang akan paling diupdate sampai tamat (untuk sementara waktu) :

– THE 4th FLOWERS BOYS!

– I Wanna Say ” I Love You “

– THE MERMAID PRINCESS

Fanfic yang akan update setelah ff-ff diatas tamat :

* LOVE AGAIN

* DESTINY

* WHITE LOVE

Jadi, kalian nggak perlu khawatir atau tanya lagi untuk kelanjutan ff-ff  diatas ^^untuk yang akan mungkin diupdate, mungkin akan aku stop dulu ^^ Karena aku harus mengembalikan feel-ku lagi pada LOVE AGAIN. Hampir kehilangan sama feel-ya. Hehehehhehehe😀😛

Terima kasih ku ucapkan  pada kalian semuanya ^^

Berkat dukungan kalian, aku semakin semangat untuk melanjutkan ff-ffku ^^

Oh ya, ke depannya mungkin aku nggak akan begitu update lagi ^^ . Kenapa? Karena tugasku sebagai seorang pelajar juga menuntut waktuku untuk memberikannya lebih ^^

Jadi, maaf kalo telat post hehehehe😀

Semoga kalian dapat mengerti keadaanku. ^^😀

DON’T FORGET TO RCL ( READ, COMMENT(s), AND LIKE ) PLEASE!!!

THANK YOU.😀

59 thoughts on “I Wanna Say ” I Love You ” [ Part 5 ] – Why

  1. iia pndk tp dptfeel ny kog ..
    jd kyu ngmong gtu ya am yul ,ksian yul .. untng ad hyuk
    gg nyngka kyu gtu ..
    lnjut iia

    semangt buat sklhny🙂

  2. pendek tp dapet feelnya kok🙂 bagus..
    ffnya lanjutkan ya
    sip unni. klo da waktu senggang langsung update ya hehehehe ^^V
    makasih

  3. Hai unn !! ^^
    Iya pendek banget, tapi jempol kok ^^
    Ditunggu next part nya ya, pas aku buka blog unni aku seneng banget soalnya ada ff yg baru, langsung baca deh hehehe #apasih?curhat ya? ~.~

    Fighting ya Unn, aku juga mau ujian ^^

  4. si kyu habis balik dari ngapain tuh? -,-
    Aduh, suka banget ama karakternya unyuk. Disini aku gregetan deh ama kyu, tapi kesian juga. Hehe

    Akhirnya dilanjut juga eon! Seneng banget ama ff ini. Nyesek ^^

  5. setuju sama komen2 sebelumnya, walopun pendek dapet banget feel yuri yang udah cape disakitin sama kyu. dan eunhyuk dibuat makin memukau ya disini. *.* bias aku loh itu *sombong*
    hwaiting author, aku masih penasaran apa yang seo sama kyu ributin pas chapter sebelumnya ^^

    1. Hehehehehhehe😀
      Hahahhahahhah😀 aku juga plaakk! tapi setelah KyuHyun Yuri DongHyun Tiffany Siwon TOP Onew SungMin Leeteuk YoungMin MinWoo B1A4…. etc😛 Ahahhahhahahhahahahha😀
      oke sip ^^ahahhaha iya akan aku jelasin kok dipart-part selanjutnya (?) ^^ ehehehehhe😀

      makasih banyak ^^

  6. pendek.. tapi kereen..
    yaah kok yuri gitu.. itu kyu ga pulang ma seo? apa mreka dah ptus?#pngennya hehe..

    jd bnyak HyukRi moment nya ya.. next part hrus bnyak KyuRi nya. kalo bisa smpe tamat KyuRi trus#apasih

    keren chingu ff nya..

  7. Bener iiih, Pendeeek Pisaaan eeuuy ~.~
    aku mah masih menunggu Love Again-nya………………..
    Aduuh itu si Kuyu bikin kesiksa ajaaa ^^
    wkwkwkwkwkwkwkwk

    Ya udah deh, selesein yg ada dulu fanficnya U.U

    authornye Mau UN yah?? Sama dong xD
    UN tingkat akhir kahh?? Kalo iye, sama dong🙂 , sama-sama berjuang Yooo..

    1. Hehehehhehe😀
      ahahhahha iya maaf ya aku undur untuk sementara waktu ^^
      Hahahhahahhahha😀😀😀

      oke sipsip ^^
      Eh? Hahahhahha😀 nggak aku belum UN ^^ Aku lagi banyak tugas aja ^^ hehehhehee😀
      Errr… aku belum kelas 3 chingu ^^ wkwkwkwk aku masih muda :* #plaakkk!-__-v
      oke sip sip ^^

      makasih banyak ^^

  8. Pendek..tp ga papa yg penting bca ff kyuri..moment kyuri nya blum terlalu bnyk..semangat ya eonni nerusin ff yg blum tamat..love again nya jga..jebal..😀

    1. Hehehehehhe😀
      ahahhahahah😀 aku sih udah nentuin alur akhirannya gimana ehhehehe😀 maaf ya ^^😛 eunri atau kyuri menurutku sama-sama menyenangka ahahahhahaha karena aku pemilik cerita ahahhahhahaha😀

      makasih banyak ya ^^

  9. pendek… ceritanya😦
    tapi tetep bagus kok🙂

    kyuhyun-ah,, sadar lah ada yuri yang mencintaimu ^^
    sebelum semua terlambat hehe

  10. Walaupun pendek tp aku dpet feelnya ko eon , ttp di lanjut ya walau pun sibuk .. Ok eon ? #kedip kedip mata
    *eonninya pingsan
    haha abaikan !
    Ttp harus lanjut lho #maksa

  11. Kenapa yuri trus mnderita ya?apa salahnya? Ckckckck^^? Hehehe
    Becanda :p
    Author bikin yuri bahagia donk #melas2 puppy eyes# soalny nanya ma bang kyu, katanya minta ma author aja hehehe^^

  12. Ya ampun yuri dosa apa yg kau lakukan??menderita mulu hehehe :p
    Bagus sih thor, hanya saja trlalu banyak sedihnya jadi kadang ngerasa bosan mian ya klo kata2nya g enak ^^v
    hanya pengen ngasih saran aja spaya suasananya beda2 gitu kaya yg part yuri berantem2 dikit ma enhyuk gitu jd ada yg bikin readers gemes n lucu ^^

  13. iya unn kependekan, msh mau baca lg nih #apasih_-
    weks.. yuri unnie malangnya nasibmuu, nangis terus nih gara2 si kyu
    untung aja ada eunhyuk! dia jd heronya yuri hahahah
    unnie jd tambah penasaran nih sm next partnya
    gmn hub seokyu? apa udh putus ya?
    ya udhlah daripada pensaran, nunggu update soonnya unnie aja. jangan lamalama ya uniee

  14. Pendek tapi tetep dapet ko ceritanya, keren banget, suka pas yuri ungkapin semuanya ke kyu. Tapi masih bingung yuri nanti sama siapa disini

  15. Woow..yuri eonni mengungkapkan uneg” yg selama ini di pebdam walau tidak semuanya. Kyuhyun mendengarpun seperti terkena serangan jantung hingga diam tx membalas..
    Enhyuk?? Semoga bisa buat yuri tersenyum kembali

Leave Your Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s