Because It’s You


Because It's You

Because It’s You

Main Cast : Cho KyuHyun

Kwon Yuri

 

Support Cast : SNSD and SJ members

 

PG: 17+ // NC

 

Art: Kwon Yura.

 

Pov: Who I want :p

 

Disclaimer : They belong to God. All of this story is my Mine, Own, and Pure of Me. So, please, don’t copy-paste / plagiat / take-out!

I don’t ever give you my permission.

 

Respect me as you like they.

Thank You .

 

A day without you like a day without sunshine.” –Kwon Yura

           

Listening : Davichi – Because It’s You

 

All reserved to ©Kwon Yura. 2012.

 

 

Aku tidak pernah berpikir untuk jatuh cinta dengan seseorang lagi. Cukup dia. Dan hanya dia saja yang aku cintai. Terlihat sedikit munafikkah? Tsk, aku bahkan tidak peduli jika dibilang seperti itu. Bagiku, itu tak penting sama sekali. Apa jawabanku terlihat lucu? Aku rasa tidak.

Musim dingin telah tiba. Aku merapatkan mantel berwarna putih yang tengah ku kenakan. Setiap hembusan napasku yang keluar, terlihat uap mengepul di udara malam kota Seoul. Aku tahu, seharusnya aku tak keluar malam-malam sepert ini. Apalagi saat ini tengah memasuki cuaca dingin, dan itu membuatku merasakan dingin yang luar biasa menusuk kulit hingga tulangku.

Aku mencoba menghangatkan tanganku. “Dingin sekali.” Ucapku pelan sembari terus menggesek-gesekkan ke dua tangan.

“Yuri?” panggil seseorang yang familiar ditelingaku. Aku menoleh dan mendapati Siwon berada dibelakangku. Seulas senyum tersungging diwajahku saat melihat lelaki ini.

“Siwon-ah.” Sapaku padanya. Ia lalu menjajari langkahnya denganku.

“Ada apa malam-malam begini kau datang kemari?” tanyanya.

“Hm, seperti biasa, aku tidak bisa tidur dan aku rasa akan lebih baik jika aku datang kemari untuk datang latihan.”

“Benarkah? Apa kau tidak merasa lelah?” tanyanya sembari menatapku dengan kagum.

“Tidak. Aku mungkin akan merasa puas setelah itu.”

“Cukup menarik. Aku suka itu.” Ucapnya sembari menatapku dengan senyum memukau miliknya. Aku berani bertaruh, dalam hitungan detik para wanita akan jatuh hati padanya dan mungkin termasuk diriku.

Aku hanya membalasnya dengan sebuah senyum gugup. Karena jujur, aku memang terpesona dengan laki-laki ini. Tetapi tidak tahu harus melakukan apa?

Well, bagaimana hubunganmu dengan KyuHyun? Ku dengar kau telah menjadi kekasihnya dua hari yang lalu.”

Benar, aku telah menjadi kekasih seorang Cho KyuHyun saat dua hari yang lalu. Entah apakah ini mimpi atau tidak? Tetapi, aku sungguh merasa bahagia menjadi kekasihnya seorang.

“Hm, baik.” Ucapku sedikit malas menjawabnya. Karena selama dua hari kami telah resmi berpacaran, ia sedikit sulit dihubungi.

“Matamu berkata lain.” Ucapnya sembari menatapku lembut.

“Benarkah?” tanyaku. “Tidak juga.” Tambahku sebelum ia berbicara lebih banyak lagi.

Kami memasuki lift, ia mempersilahkanku lebih dulu untuk masuk. Ia menekan angka 8, tempat ruang latihan SMEnt. berada.

“Siwon-ah, apa yang ingin kau lakukan malam-malam begini?” tanyaku padanya. Ia menoleh ke arahku sembari menatapku dengan tatapan berbeda kemudian mendorong tubuhku ke dinding lift dalam hitungan detik. Sebelum kepala ku terantuk dinding lift, salah satu tangannya ia selipkan dikepala bagian belakangku, membuatku terkejut dan bingung. Semua ini terjadi dalam hitungan detik. Wajahnya mendekati wajahku. Sepertinya ia tidak sedang dalam pikirannya saat ini.

Aku menginjak salah satu kakinya agar ia menghentikan perbuatannya ini. Bagaimanapun aku harus bebas darinya. Dan berhasil, ia melemahkan genggaman tangannya membuatku mendapatkan peluang untuk bebas darinya. Aku mendorong tubuhnya agar menjauh dariku.

“Apa yang ingin kau lakukan padaku?” tanyaku marah padanya sembari menghapus saliva yang membasahi bibirku dengan punggung tangan. Ia tersenyum puas menatapku.

“Tidak ada, hanya ingin mencoba mengerjaimu saja.” Jawabnya enteng.

“Siwon!” panggilku kesal sembari menjitak kepalanya dengan keras. “Aku tidak peduli jika kau bermain-main dengan wanita lain, tetapi kenapa harus aku yang menjadi sasaranmu, huh?” omelku padanya.

“Yaa! Sakit!” protesnya kesal. “Ini hanya sebuah keisengan belaka, ok? Aku belum menjamahmu sama sekali, jadi kau tidak perlu semarah itu padaku.”

“A-apa kau bilang?” tanyaku tak percaya. Mudah sekali ia mengatakan hal itu. “Yaa! Aku ini sudah menjadi milik KyuHyun, apa yang kau lakukan padaku tadi itu tidak boleh sama sekali!” lanjutku sembari memukuli punggung dan dada bidangnya dengan keras, membuatnya mengaduh kesakitan.

Ia berhasil menangkap ke dua tanganku dengan ke dua tangannya sembari menatapku tajam sesaat setelah aku memukulinya beberapa kali. “Hei! Apa perlu aku menjadikanmu milikku seorang, huh?” tanyanya.

Cih! Aku benci rayuan. Jika saja tanganku tidak dicengkram olehnya, mungkin saat ini aku akan menjitaknya atau memukuli tubuhnya sampai puas lagi.

“Lepaskan!” pintaku dengan kesal.

“Jika aku tidak mau?” tantangnya.

Oh Ya Tuhan, kenapa aku harus bertemu dengannya saat ini. “Choi Siwon, lepaskan tanganku, sakit!”

“Baiklah, baiklah.” Ucapnya sembari melepaskan ke dua tanganku. Aku mengelus-elus bagian tanganku yang memerah. Aish! Menyeramkan sekali dia.

Dentingan pintu lift terdengar dan pintu mulai terbuka perlahan-lahan. Aku melangkahkan kakiku keluar lebih dulu sebelum Siwon, aku tidak ingin berlama-lama di dekatnya karena itu membahayakan diriku sendiri.

“Hei, apa kau marah padaku?” tanyanya sembari menjajari langkahku.

Aku meliriknya sekilas dengan malas dan juga kesal. Pertanyaan bodoh macam apa yang sedang ia lontarkan padaku, huh?

“Yuri-ya.” Panggilnya sembari mencegahku dengan menggenggam salah satu tanganku. Aku menepisnya kasar dan berjalan pergi. Mengabaikannya.

“Hei..” panggilnya lembut sembari mencoba meraih tanganku kembali tetapi aku menepisnya lebih dulu.

“Jangan sentuh!”

Siwon menghela napas panjang. “Maafkan aku, aku kehilangan kendali tadi.”

“Baik, aku akan melupakan kejadian itu dan aku berharap tidak akan pernah terjadi lagi.” Putusku sembari menatapnya dengan kesal.

“Anggap saja itu hadiah dariku.” Balasnya sembari terkekeh sendiri yang langsung mendapatkan tatapan tajam dariku. “Bercanda.” Tambahnya.

“Aku tidak mengerti kenapa kau melakukan itu?” tanyaku pelan.

“Melakukan apa?”

Aku membalikkan tubuhku dan berjalan menuju ke ruang latihan khusus tari. “Mempermainkan wanita.” Jawabku dengan polos.

Siwon berjalan disampingku dan mencoba menyamakan langkahnya denganku. “Aku akan berhenti melakukannya dengan satu syarat.”

Aku menoleh ke arahnya dengan tatapan tak mengerti. “Syarat? Apa?”

“Kau…” ucapan Siwon terpotong karena ada seseorang memanggil namaku.

“Yul?” panggilnya pelan, yang dapat ku tangkap oleh indra pendengaranku. Aku menoleh dan mataku membulat kaget. KyuHyun.

“KyuHyun?” panggilku balik sembari mendekatinya dengan seulas senyum tipis diwajahku. Tidak, tidak, tidak, bukan karena aku tidak senang tetapi aku sedang membuat benteng pertahanan saat ini. Aku memeluk tubuhnya erat yang dibalas olehnya.

“Apa yang sedang kau lakukan disini?” tanyanya sembari mengakhiri pelukanku. Ia menatapku lembut dan penuh kasih.

“Aku ingin latihan menari.” Jawabku singkat.

“Malam-malam begini?” tanyanya sedikit terkejut. Aku mengangguk pelan sebagai jawaban mengiyakan. “Tidak boleh, ini sudah pukul sebelas malam nona Kwon. Ayo pulang!” ucapnya sembari menggenggam salah satu tanganku. Aku menggeleng untuk menolaknya.

“Yaa! Kau kira aku akan membiarkan gadisku menjadi sakit hanya karena latihan menari?” tanyanya sembari menatapku tajam.

Aku menatapnya dengan bingung. Apakah saat ini ia sedang marah padaku? “Tapi aku akan baik-baik saja.” Kukuhku pada pendirianku.

KyuHyun menggelengkan kepalanya dengan tegas. “Tidak boleh.” Putusnya lagi lalu menarik pelan tanganku untuk mengikutinya. “Siwon-ssi, apa yang kau lakukan disini?” tanyanya pada Siwon, sepertinya ia baru menyadari kehadiran Siwon disini. Apa ia tidak melihat bahwa Siwon datang bersamaku tadi?

“Menemui seseorang.” Jawabnya singkat dengan menahan emosi sembari menyunggingkan sebuah senyuman. Ia lalu menatapku. Aku hanya membalas tatapannya dengan kening berkerut.

KyuHyun menoleh ke arahku dan menatapku sesaat yang ku balas dengan kening berkerut. Hei, sebenarnya ada apa dengan mereka?

“Ayo pulang.” Ajaknya lagi sembari berjalan lebih dulu dariku. Aku menahan diriku untuk tidak tertarik dengannya. Ia berhenti melangkah lalu menoleh ke arahku. Aku menggeleng pelan, menolak ajakannya.

“Kau istirahatlah, aku masih ingin disini.” Tolakku lembut sembari menyunggingkan sebuah senyuman. Ia menatapku kesal. “Aku akan pulang nanti.” Tambahku padanya.

“Siapa nanti yang akan mengantarmu?” tanyanya dingin.

“Eh, itu.. a-aku…”

“Aku yang akan mengantarnya pulang nanti.” Sela Siwon sebelum aku menyelesaikan kalimatku.

Aku menoleh ke arah Siwon dengan tatapan tidak mengerti. “Eh?” Aku menatap KyuHyun yang saat ini tengah menatapnya dingin.

“Tidak perlu, ia bisa pulang sendiri.” Ucap KyuHyun dingin pada Siwon, ia lalu menatapku. “Aku pulang dulu.” Pamitnya sembari menarik pelan tanganku hingga jatuh ke dalam pelukannya. Aku terdiam selama beberapa saat karena ia melakukan ini dengan begitu cepat. KyuHyun memelukku dengan erat yang ku balas dengan pelukan balik dariku. Ia menyudahi pelukannya. “Mana ciuman selamat malam untukku?” tanyanya sembari menyunggingkan smirk miliknya.

Aku sedikit terkejut mendengarnya, jadi aku hanya tertawa tak percaya mendengar perkataannya barusan. “Mwoya?” tanyaku disela tawaku.

“Ciuman selamat tidur.” Jelasnya sembari sedikit menuntut.

“Ya ampun, sini kemarilah.” Ucapku padanya sembari sedikit merentangkan ke dua tanganku. Ia kemudian datang mendekatiku. Aku memeluknya dan sedikit berjinjit untuk menggapai pipinya. Aku mencium salah satu pipinya dengan mata terpenjam dan penuh kasih. Bagaimanapun aku sangat menyayangi pria ini.

“Yaa!” protesnya sembari menatapku kesal begitu aku telah selesai mencium pipinya.

Baik, aku sudah tau ia akan protes untuk hal ini.

“Mwoya?” tanyaku polos padanya.

“Bibir bukan pipi.” Ucapnya sembari cemberut padaku. Astaga, laki-laki ini benar-benar membuatku gemas. “Ulangi lagi.” Putusnya sendiri.

“Lagi?” tanyaku tak percaya padanya.

“Tentu saja.” Jawabnya dengan senyum manis menghiasi wajah tampannya. Ya Tuhan, apakah laki-laki ini ingin membunuhku dengan perlahan-lahan?

“Ehem!” deham seseorang membuatku teringat bahwa kami tidak sedang berdua. “Sepertinya aku lebih baik pergi. Sampai bertemu lagi.” Pamitnya dengan dingin lalu pergi begitu saja. Aku hanya menatap punggungnya dengan tatapan tak mengerti. Kenapa ia seperti itu?

“Pengganggu sudah pergi, jadi kau bebas menciumku.” Ucapnya dengan senang yang membuatku sedikit kaget mendengarnya. Pengganggu? Bebas menciumnya? A-apa? Bebas menciumnya?

“Lama.” Ucapnya lagi yang semakin membuatku tak mengerti. Ia lalu mendekatiku dan memojokkanku di dinding bangunan gedung SMEnt. ini. Aku menatapnya dengan kening berkerut. Apa yang ingin ia lakukan padaku?

Aku terbius olehnya. KyuHyun mendekatkan wajahnya padaku perlahan-lahan sembari menatapku lekat-lekat hingga hidung kami saling bertemu. Ya Tuhan, bisa beri tahu aku bagaimana caranya bernapas? Sungguh, aku lupa bagaimana caranya untuk saat ini. Ya Tuhan.. Ia mengunci seluruh pandangan dan perhatianku hanya tertuju padanya. Aku seperti terbius oleh tatapan matanya yang lembut. Ia memenjamkan ke dua matanya perlahan-lahan yang membuatku mengikutinya tanpa sadar. Aku dapat merasakan bibirnya menyentuh bibirku lalu melumatnya dengan pelan dan lembut. Membuatku larut dalam ciumannya selama beberapa saat.

Cho KyuHyun…

Karena pria ini, aku benar-benar selalu merasakan desir-desir aneh setiap di dekatnya.

Karena pria ini, aku benar-benar tidak bisa menghentikan rasa senang saat berada di dekatnya.

Karena pria ini, aku benar-benar tidak bisa berhenti memikirkannya dalam setiap hembusan napasku.

Karena pria ini, aku selalu terbius olehnya.

Karena pria ini, aku selalu ingin menjadi orang yang pertama untuknya.

Karena pria ini, aku selalu melakukan tindakan bodoh tanpa sadar.

Karena pria ini, aku selalu berpikir tentangnya.

Karena pria ini, hari-hariku terasa jauh lebih baik.

Terkadang aku pernah berpikir,  a day without you like a day without sunshine.

 

Karena Cho KyuHyun seorang….

“Apa kau hanya akan diam saja?” tanyanya pelan disela-sela ciumannya lalu melumat kembali bibirku. Tersadar bahwa aku tidak membalas ciumannya stelah ia menciumku beberapa kali, aku mulai membalas ciumannya sembari melingkarkan ke dua tanganku dipinggangnya.

Ciuman kami berlangsung begitu lama, lembut, dan pelan. Aku menyukainya. Aku menyukai cara KyuHyun yang memperlakukanku. Hangat dan tenang.

KyuHyun mengakhiri ciuman kami. Ia lalu menatap ke dua mataku dengan lembut. “Aku pergi dan kau cepatlah pulang.” Ucapnya lembut. Aku hanya membalas ucapannya dengan anggukan kecil. Sebelum ia berbalik badan, ia tersenyum lembut padaku.

Aku hanya menatap punggungnya dengan tatapan tak rela. Hari ini kami baru bertemu satu kali yaitu hanya saat ini saja. Ia mengirimiku pesan sebanyak 3 kali. Entahlah ia sibuk atau apa? Aku hanya mencoba memahami keadaannya saja. Aku kembali melangkahkan ke dua kakiku ke dalam ruang tari dan memulai latihanku untuk gerakan terbaru.

***

Mataku masih mengantuk dan sulit sekali untuk dibuka. Sepertinya aku benar-benar butuh istirahat sedikit lagi.

Girls! Ayo kita lakukan yang terbaik!” suara pelatih khusus grupku membuatku menatapnya.

SONE.

Entah mengapa hanya kata itu saja yang terlihat dibenakku, membuatku merasa bangkit dan memiliki energi kembali. Aku membuka ke dua mataku dengan lebar dan mencoba memfokuskan pikiranku untuk latihan.

Suara lagu terbaru kami terdengar. Flower Power. Pelatih itu langsung memberi aba-aba gerakan tari untuk kami ikuti.

Kwon Yuri fighting!

Bagaimanapun aku sangat menyayangi mereka.

***

“KyuHyun!” panggil seseorang padaku. Aku menoleh ke arah sumber suara itu dan mendapati seorang wanita lebih tua 1 tahun dariku.

“Oh, Victoria.” Panggilku balik.

“Kau ingin kemana?” tanyanya sembari mendekatiku.

“Menemui seseorang.” Jawabku singkat.

“Siapa?” tanyanya dengan penasaran lalu tersenyum-senyum sendiri. “Biar ku tebak. Apakah seseorang itu berinisial KY?”

Aku hanya menyunggingkan senyum padanya sebagai jawaban.

“Lihat!” serunya dengan senyum puas yang menghiasi wajahnya. “Aku turut bahagia melihatnya.”

“Terima kasih.” Ucapku senang padanya.

“Apa? Yaa! Mana ada yang seperti itu? Aku tidak mau.” Ucap seseorang yang familiar ditelingaku. Mata dan pikiranku terpusat pada sesuatu dibalik dinding.

“Hanya melakukannya dengan berpura-pura saja.” Ucap seseorang lagi, kali ini suara laki-laki dewasa.

“Siwon-ah, aku yakin masih banyak gadis lain yang mau melakukannya.” Balasnya.

Aku mengepalkan ke dua tanganku untuk menahan emosi yang mulai merasuki diriku.

“Tidak bisa.” Balas laki-laki itu.

Aku  berbelok dan mendapati kekasihku sedang bersama dengan laki-laki lain. Tanganku terkepal kuat. Aku tak menyukai situasi ini.

“Yaa! Aku rasa akan lebih baik dengan mereka.” Saran wanita itu dengan lembut. “Aku tidak bisa melakukannya untukmu.” Tambahnya. Sepertinya ia belum menyadari kehadiranku. Apa sebegitu menyenangkannyakah bersama laki-laki lain hingga tidak sadar bahwa aku di dekat mereka, huh?

“KyuHyun-ah.” Panggil Victoria. “Kau kenapa?” lanjutnya. Aku hanya diam lalu pergi berjalan begitu saja tanpa menghiraukan mereka. Aku mengambil langkah kaki lebar dan panjang dengan kesal dan juga marah.

***

Aku menatap KyuHyun dengan tatapan sedih. Ia tidak menyapaku sama sekali. Apa ia sedang teburu-buru? Aku menundukkan kepalaku, memenjamkan ke dua mataku, dan menghela napas dalam.

“KyuHyun sepertinya tidak melihatmu.” Ucap Siwon, mencoba menghiburku. Aku mengangkat kepalaku lalu menatapnya.

“Aku ingin kembali berlatih lagi. Sampai nanti.” Ucapku tidak begitu bertenaga.

Siwon hanya mengangguk dan menatap kepergianku. Aku memasuki ruang latihan yang saat ini tengah berisik karena suara tawa dari para member.

Aku berjalan menuju tasku, ingin mengcek ponselku. Apakah ia mengirimiku pesan? Dan hasilnya, tidak. Aku hanya bisa menghela napas dalam. Apakah hanya aku saja yang mencintainya? Jika iya, kenapa ia memintaku untuk menjadi kekasihnya? Apakah hanya untuk status?

Ya Tuhan…

***

Ini sudah 4 lebih bulan kami menjalin hubungan mungkin hampir 5 bulan beberapa hari lagi, dan selama itu pula hubungan kami baik-baik saja walau dalam sehari kami sering lost contact tetapi besoknya kami saling menghubungi masing-masing. Terkadang, aku pernah berpikir, apakah hubungan kami akan baik-baik saja? Apakah ia juga memiliki perasaan yang sama denganku?

Aku melangkahkan ke dua kakiku pada salah satu pintu apartement milik seseorang dengan tubuh basah kuyup dan sedikit menggigil. Sebelumnya, aku tidak pernah datang ke sini tetapi, hari ini aku harus datang dan memastikan sesuatu. Aku mengetuk-ketuk pintu apartement berwarna silver beberapa kali dan menunggu jawaban dari sang pemilik.

Pintu terbuka, menampakkan sang pemilik dengan rambut dan wajah yang berantakkan. “Kau?” tanyanya tak percaya. Aku tersenyum lembut padanya. Ku sentuh kening dan lehernya dengan punggung tangan.

“Tubuhmu terasa hangat. Apa kau tidak apa-apa? Bagaimana jika kita ke dokter?” saranku padanya yang dibalas dengan gelengan pelan.

“Masuklah.” Ucapnya sembari mempersilahkanku masuk. Aku menurutinya dan mengganti sandalku dengan sandal salah satu miliknya. “Apa yang ingin kau lakukan disini?” tanyanya sedikit dingin lalu masuk ke dalam kamar. Apakah kedatanganku ini sedikit mengganggunya?

“Membuatkanmu beberapa makanan dan memastikan keadaanmu baik-baik saja. Apa kau sudah makan?” balasku sembari mengeluarkan bahan-bahan yang ku beli disupermarket saat datang kemari.

“Bersihkan tubuhmu dulu itu.” Ucapnya sembari melempariku handuk yang ia bawakan untukku. Aku menangkapnya. “Pakailah kamar mandi dan kamarku dulu. Aku juga telah menyiapkan baju untukmu di atas ranjang. Aku akan menunggumu disini.” Ucapnya lalu duduk disofa dan menyalakan telivisi.

Aku menurutinya karena tubuhku mungkin juga tidak akan begitu kuat untuk menahan rasa dingin lebih lama lagi. Aku memasuki kamar pribadinya dengan takjub. Seorang Cho KyuHyun memiliki kepribadian rapih dan disiplin. Ia menyusun kamarnya dengan apik. Mataku tertuju pada dua orang dalam lukisan besar yang sangat mencolok. Seulas senyum bahagia tersungging diwajahku. Lukisan itu melukiskanku dan KyuHyun saat kami berdua pergi diam-diam dari rombongan di Paris pada malam hari. Kami mengambil foto bersama dan aku tidak tahu sejak kapan KyuHyun meminta seseorang untuk membuatnya menjadi lukisan. Perasaan lega menghampiriku.

Aku memasuki kamar mandi dan mulai membersihkan tubuhku. Aku memenjamkan ke dua mataku saat air hangat membasahi tubuhku.

***

KyuHyun mengganti channel-channel telivisi beberapa kali. Entahlah, pikiranknya benar-benar tidak fokus saat ini. Hatinya berdebar tak karuan saat ini. Aish! Gadis itu kenapa bisa datang kemari? Menyusahkan saja.

Bau harum sabun tercium oleh indra penciumannya. Pikirannya mulai melayang-layang entah kemana. Tidak, tidak, tidak, kau harus tenang Cho KyuHyun. Kau tidak akan melakukan apapun terhadap Yuri. Ingat, ia disini mengkhawatirkanmu.

Suara pintu terbuka terdengar, membuat KyuHyun menoleh tanpa sadar dan selama beberapa detik dirinya  terbius oleh gadis itu. Kemeja putih yang Yuri kenakan terlihat kebesaran ditubuhnya, ditambah lagi ia sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk yang telah KyuHyun siapkan untuknya. Membuat gadis itu terlihat semakin sempurna.

Yuri menoleh ke arah KyuHyun dengan kening berkerut membuat KyuHyun menjadi salah tingkah lalu mengedarkan pandangannya. “Waeyo?” tanyanya.

“A-aniyo.” Jawabnya dengan gugup sembari menyunggingkan senyum kaku. Yuri berjalan mendekati KyuHyun, membuat laki-laki itu menjadi kehilangan akal. Sebuah jitakan dikepala membuatnya mengaduh kesakitan dan kembali ke akal sehat.

“Yaa! Apa kau masih bermain-main dengan mereka?” omelnya sembari bertolak pinggang.

“Mwoya? Aish!” protes KyuHyun kesal.

“Psp dan laptopmu itu.” Jawab Yuri kesal.

KyuHyun menatap Yuri dengan takut-takut. “Aku tidak bisa jauh dari mereka.” Jawab KyuHyun pelan. Ia lupa satu hal, gadis yang dihadapannya ini Kwon Yuri, bukan kebanyakan gadis pada umumnya.

“Waeyo? Aish, kau ini.” Ucap Yuri lalu mencubit ke dua pipi KyuHyun dengan gemas membuat sang pemilik pipi mengaduh kesakitan. Yuri hanya tertawa puas saat melihat ekspresi wajah KyuHyun sedangkan KyuHyun menepuk-nepuk ke dua tangan Yuri untuk segera dilepaskan.

“Yaa! Sakit!” protesnya kesal. Yuri tertawa puas melihatnya. Ia lalu melepaskan cubitannya.

“Mianhae.” Sesalnya sembari tersenyum lembut lalu mencium hidung KyuHyun sekilas dengan perasaan yang dalam, membuat desir-desir aneh dihati laki-laki itu kembali ia rasakan. Yuri meninggalkan KyuHyun yang masih terdiam menuju meja makan. Bayangan-bayangan fantasi membuat akal sehatnya menghilang selama beberapa saat tetapi ia tepis lagi.

Ia memperhatikan setiap gerak-gerik Yuri yang sibuk mengeluarkan dan menyiapkan alat dan bahan dari kantong plastik belanjaan yang ia bawa kemari. KyuHyun mendekati gadis itu dan memeluknya dari belakang. Yuri sedikit terlonjak kaget karena sikap KyuHyun yang tiba-tiba. KyuHyun menaruh dagunya pada bahu Yuri, membuat gadis itu menahan napas tanpa sadar sembari menyentuh ke dua tangan KyuHyun yang melingkari perutnya.

“Maaf.” Ucap KyuHyun lembut dengan memenjamkan ke dua matanya. Yuri menghela napas dalam. Ia tidak suka jika ada seseorang mengatakan kata maaf padahal orang itu tidak memiliki kesalahan apapun terhadapnya.

“Maaf? Untuk apa?” tanyanya.

“Telah membuatmu mengkhawatirkanku seperti ini.” Jawab KyuHyun masih dengan posisi yang sama.

Yuri menghela napas lagi. “Cho, don’t say you’re sorry if you haven’t a mistake. I don’t want to hear that anymore.

“Aku mengerti.” Ucap KyuHyun pelan. Ia menyelingkap rambut Yuri yang membuatnya terganggu dengan pelan lalu melumat leher gadis itu dengan hangat dan lembut. Yuri memenjamkan ke dua matanya dan mendesah pelan tanpa sadar saat bibir KyuHyun menyentuh kulit lehernya. Sedangkan KyuHyun mulai menjelajahi seluruh leher gadis itu dan meninggalkan beberapa tanda merah. Yuri sedikit menundukkan wajahnya saat bibir KyuHyun menghisap kuat lehernya karena menahan sensasi aneh dan membuat laki-laki itu kekurangan space untuk melumatnya. KyuHyun menyentuh dagu Yuri dan mendorongnya perlahan-lahan ke atas untuk memberinya ruang.

KyuHyun memutar tubuh Yuri perlahan-lahan untuk mempermudah aktifitasnya sembari melumat habis seluruh leher Yuri. Yuri menggigit bibir bawahnya untuk tidak bersuara sama sekali. Ia ingin menghentikan ini tetapi seluruh tubuhnya seakan menolak untuk dihentikan. Salah satu tangan KyuHyun melingkari pinggangnya, sedangkan satunya lagi menyentuh dan sedikit menekan tengkuk Yuri untuk tetap dalam gapaian bibirnya. Ia melumat bibir gadis itu dengan hangat dan lembut, menjelajahi seluruh isi rongga milik Yuri. Yuri mendesah pelan dalam ciuman tanpa sadar.

Disisi lain, KyuHyun tau ia tidak boleh melakukan ini sebelum mereka menikah tetapi, dirinya tidak bisa menahan hawa napsunya lagi. Ditambah lagi, Yuri tidak melawan sama sekali dan itu membuatnya ingin melakukan lebih. KyuHyun mengakhiri ciuman mereka, ia kembali beralih pada leher kemudian bahu Yuri dan melumatnya.

Kwon Yuri, apa yang kau lakukan? Cepat hentikan! Ini tidak baik! Batin Yuri, memberi lampu peringatan padanya. Ia ingin menghentikannya tetapi raganya menolak, justru meminta lebih(?). Tetapi, ia masih memiliki akal sehat.

“C-cho…” panggilnya sembari menahan sensasi aneh yang masih menyelimutinya. “..hentikan..” pintanya.

KyuHyun mendengar permintaannya tetapi ia sulit menghentikannya, ia justru semakin melumat lebih dalam lagi membuat Yuri kehilangan akal sehat lagi. Yuri mendesah pelan saat KyuHyun membelai punggung Yuri. Tidak, cukup, hentikan sekarang juga! Kwon Yuri kau harus menghentikannya!

Kali ini Yuri sedikit mendorong tubuh KyuHyun untuk mencoba menghentikannya. “Cho, hentikan.” Pintanya tegas. Tetapi KyuHyun tidak mendengarkannya, ia justru melumat lehernya dengan lebih lagi. Yuri menghela napas dalam lalu menyentuh ke dua pipi KyuHyun dengan penuh kasih. Ke dua mata KyuHyun perlahan-lahan terbuka. Yuri menatap KyuHyun dengan lembut. “Hentikan, ini tidak baik.” Ucapnya lalu mengecup lembut sekilas bibir KyuHyun.

“Whoaaa! Apa yang kalian lakukan?” tanya seorang laki-laki yang diikuti suara terkejut beberapa orang.

Mata Yuri dan KyuHyun membulat kaget saat mendapati para member Super Junior dan SNSD tengah bersama disini.

“Yaa! Apa yang sedang kalian lakukan dirumahku, huh?” tanya KyuHyun kesal. “Mengganggu saja!” tambahnya.

“Yaa! Seharusnya kami yang bertanya seperti itu pada kalian, apa yang kalian berdua lakukan?” tanya Taeyeon unni tak mau kalah. “Yaa! Kau ingin mengajari adikku yang tidak-tidak ya? Simpan saja ajaranmu itu.” Lanjutnya lalu mendekati KyuHyun dan menjitak kepalanya dengan kesal yang diikuti oleh members Super Junior lainnya.

“Apa yang kau lakukan terhadap Yuri kami!” kesal mereka lalu beberapa jitakan dan pukulan mendarat di tubuh KyuHyun. Yuri hanya menatapnya dengan miris dan sedikit geli melihat tingkah laku mereka. Bukankah hubungan pertemanan di Super Junior dikenal baik walau terlihat aneh seperti itu?

“Kau tidak apa-apa?” tanya Taeyeon eonni saat telah berdiri disamping Yuri dan memeluknya lalu diikuti member lainnya.

“Aku baik-baik saja, kalian tidak perlu mengkhawatirkan aku.” Jawab Yuri mencoba menenangkan mereka.

“Yaaa! Yaa! Yaa! Aku tidak melakukan apa-apa terhadap Yuri!” bela KyuHyun pada diri sendiri dengan kesal sembari menatap mereka kesal. Ia lalu masuk ke dalam kamarnya. Para member Super Junior menatapku dengan khawatir.

“Kau benar-benar tidak apa-apa? Apa kau dilukai olehnya?” tanya Kang In yang hanya di balas dengan anggukan sembari tersenyum dari Yuri.

“Aku benar-benar baik-baik saja, KyuHyun tidak melakukan apapun terhadapku.” jawabnya mencoba menenangkan mereka lalu berjalan menuju kamar KyuHyun.

“Tunggu, apa benar mereka tidak melakukan apapun? Kenapa Yuri berpakaian menggoda seperti itu?” ucap DongHae sembari mencoba menerka-nerka apa yang telah terjadi.

“Benar! Tidak mungkin Yuri berpakaian seperti itu, apakah ia sedang menggoda KyuHyun?” ucap EunHyuk ikut mencoba menerka-nerka.

“Tidak, tidak, mungkin saja mereka sudah selesai melakukannya, karena baju milik Yuri telah dirobek oleh KyuHyun jadi ia mengenakan pakaian lain.” Timpal Shindong yang ikut mencoba menerka.

“Ku rasa itu terlalu cepat jika melakukannya. Apalagi mereka ini pasangan cukup lama, jadi membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk melakukannya. Aku yakin, KyuHyun takkan puas jika hanya sekali (?). Jadi mereka baru ingin memulainya tetapi karena kita keburu datang, jadi tidak jadi…” timpal EunHyuk lalu menatap member lain yang mengelilinginya dengan mata membulat. “… dan mereka melakukannya sekarang.” Lanjutnya dengan bangga.

“Apa?!” tanyanya mereka semua serempak. Dengan langkah terburu-buru mereka berjalan perlahan mendekati kamar KyuHyun dan mencoba menguping apa yang terjadi di dalam.

***

Yuri memasuki kamar KyuHyun setelah mengetuk. Tetapi, karena tak ada jawaban dari sang pemilik kamar, Yuri memberanikan diri masuk ke dalam dan memastikan keadaan. Yuri bernapas lega saat mendapati KyuHyun yang tengah memainkan laptopnya.

“Oppa, apa kau baik-baik saja?” tanyanya sembari berjalan mendekati KyuHyun.

“Hm.” Sahutnya malas.

Yuri menyentuh kening KyuHyun untuk memastikan apakah demamnya sudah turun atau belum. “Sudah tidak begitu hangat.” Gumam Yuri. Yuri menatap KyuHyun dengan sedikit sedih karena merasa terabaikan kehadirannya. “Cho.” Panggilnya pelan.

“Hm?” sahutnya dengan malas-malasan.

Yuri menghela napas dalam lalu menatap KyuHyun dan laptop secara bergantian. Sepertinya game itu lebih penting daripada aku saat ini, batinnya. “Lupakan.” Ucap Yuri sembari berjalan pergi meninggalkan KyuHyun.

“Apa kau ingin menggoda mereka semua, huh?” tanya KyuHyun dingin. Yuri berbalik dan menatap KyuHyun dengan tatapan tak mengerti.

“Hm, apa?” sahut Yuri.

KyuHyun bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri Yuri. Ia menggandeng tangan Yuri dan menariknya pelan. Ia mendudukkan Yuri diranjang dan menatapnya dengan lembut. “Jangan pergi.” Ucap KyuHyun lembut lalu mencium kening Yuri dengan perasaan dalam. “Karena aku tidak akan membiarkanmu pergi dariku.” Tambahnya sembari menatap lurus mata Yuri. Hening. Ke duanya sama-sama saling bertatap-tatapan.

“Yaa! Cho KyuHyun!” panggil EunHyuk dibalik pintu. “Jika kau berbuat aneh-aneh di dalam, kami takkan segan-segan mendobrak pintu ini.” Lanjutnya memperingatkan.

“Apa yang sedang kau bicarakan?” balas KyuHyun tak mengerti. Berbuat macam-macam? Memangnya aku berbuat apa?

“Yaa! Dasar iblis! Kau kira kami akan tertipu oleh ucapanmu itu?” sahut YoonA kali ini. “Cepat keluarkan Yuri dari kamarmu ini!”

“Aku tidak melakukan apapun padanya.” Balas KyuHyun kesal. Aku hanya menatap pintu kamar KyuHyun dengan kening berkerut. Apa yang sedang mereka bicarakan?

“Yaaa! Cho KyuHyun! Kau ingin mati ya?” kesal YoonA. “Cepat buka!” tambahnya.

“M-mwoya?” tanyaku tak mengerti sembari menatap KyuHyun.

“Aish! Apa yang mereka pikirkan sebenarnya?” kesal KyuHyun sembari menatap kesal pada pintu kamarnya.

“KyuHyun-ah, lebih baik aku keluar sekarang.” Ucapku padanya.

Ia menoleh ke arahku dengan tatapan tajam.

“W-wae?” tanyaku takut-takut.

“Lupakan.” Ucapnya lalu bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu. Aku hanya menatap punggungnya yang perlahan-lahan menjauh.

“Wae?” tanya KyuHyun kesal ketika ia membuka pintu dan mendapati para member berdiri dengan manis di depan pintunya.

“A-aniyo…” jawab Shindong sembari perlahan-lahan berjalan menjauh kesamping.

“Cepat keluarkan Yuri.” Ucap Taeyeon sembari mencoba menerobos masuk tetapi terhalang oleh tangan KyuHyun disisi pintu.

“Andwae! Kalian pulanglah! Hubungan kami tidak sampai seperti itu.” Ketusnya lalu pintu tertutup kembali sebelum mendapat jawaban dari mereka semua. Ia berjalan menghampiri meja dan mulai memainkan game. Yuri hanya menghela napas dalam.

Baiklah, lupakan saja.

***

Yuri membolak-balikkan posisi tidurnya mencoba untuk tertidur, tetapi ia benar-benar merasa sulit untuk memejamkan ke dua matanya. Yuri melirik KyuHyun yang masih sibuk dengan laptopnya.

Yuri lalu mendengus kesal menatap punggung KyuHyun yang membelakanginya. “KyuHyun-ah, aku ingin pulang.” Ucap Yuri sedikit kesal.

“Andwae.” Jawab KyuHyun singkat.

“Waeyo? Aku tidak bisa tidur disini.” Protesku.

“Tenangkan pikiranmu lalu tidurlah.” Ucapnya cuek sembari tetap memfokuskan pikirannya ke laptop.

Yuri mendecak kesal lalu menyelingkap selimut kemudian turun dari tempat tidur. “KyuHyun-ah, belikan aku es krim.” Pintanya sedikit manja.

“Sirheo.” Balas KyuHyun malas sembari tetap fokus kepada laptopnya.

“Yaaa!” protes Yuri kesal. Oh, Ya Tuhan, pria iblis ini kapan akan baik padaku?

“Wae?” tanya KyuHyun cuek.

“Belikan aku es krim.” Ulang Yuri lagi, kali ini ia sedikit memelas. “Aku tidak akan bisa tidur.”

“Tidurlah, aku sibuk sekarang.” Sahutnya cuek.

“Mwo?” tanyaku tak percaya. “Sibuk?” ulang Yuri tak percaya. Apa? Sibuk? Sibuk dengan selingkuhannya itu?

“Tidurlah, sudah malam.” Balas KyuHyun tanpa merubah posisinya sama sekali.

“Baik, lupakan. Aku akan membelinya sendiri.” Putus Yuri dengan kesal lalu membalikkan badan. Ia tau laki-laki itu tidak akan mempedulikannya jika ia sedang bersama selingkuhannya (?)

“Ne~” balas KyuHyun cuek atau mungkin senang. Yuri hanya mendecak kesal saat mendengarnya lalu pergi meninggalkan KyuHyun sendiri.

***

“Aish, laki-laki itu benar-benar menyebalkan!” kesal Yuri sembari menendang-nendang kerikil dijalan. “Mana ada pria membiarkan wanitanya berkeliaran di jalan sendirian malam-malam begini?”

Yuri semakin menutup kepalanya dengan kupluk jaket yang dipinjamkan KyuHyun kepadanya saat memasuki super market 24 jam. Ia langsung menuju tempat es krim dan mengambil 4 buah.

“Yuri noona?” panggil seseorang padanya. Yuri menoleh dan mendapati seorang laki-laki lebih muda darinya berdiri dihadapannya dengan kupluk menutupi setengah wajahnya.

“Kris?” panggil Yuri balik yang dibalas senyum laki-laki itu.

“Kebetulan sekali kita bertemu disini.” Ucapnya sembari menggaruk-garukkan kepalanya.

“Kenapa kau bisa disini? Dimana yang lain?” tanya Yuri sembari menutup lemari pendingin.

“Ti-tidak, aku sedang sendiri saja. Hm, berjalan-jalan saja.” Jelasnya sembari menatap Yuri lurus-lurus.

“Anak baik. Mau es krim?” tawar Yuri sembari menunjuk lemari pendingin es krim.

“A-aniyo.” Tolaknya lembut.

“Kalau begitu kau ingin membeli apa disini?” tanya Yuri sembari melihat sekelilingnya.

“Hm, tidak ada. Aku hanya menghampirimu noona. Aku tak sengaja melihatmu masuk kesini tadi.” Jelasnya sembari berjalan disamping Yuri ketika menuju kasir. Yuri memberi 4 eskrim lalu membayarnya.

“Apa kita memiliki arah yang sama?” tanya Yuri saat menyadari Kris masih bersamanya. Ia hampir menghabiskan setengah bagian dari es krim itu.

“Tidak, aku hanya menemanimu noona. Kau, mana boleh dibiarkan sendirian malam-malam begini.” Ucapnya lembut. Yuri hanya tersenyum mendengarnya.

Seandainya KyuHyun yang mengatakan kata-kata itu akan lebih baik rasanya.

“Terima kasih.” Ucap Yuri padanya.

“Lihatlah, kau terlihat gendutan sekarang.” Ucapnya sembari menyipitkan ke dua matanya melihat wajah Yuri.

“Mwo-ya?” tanya Yuri tak percaya. “Aniyo, aku tetap seksi seperti biasanya.”

Kris tertawa pelan. “Yuri noona, jangan makan es krim terlalu banyak. Itu tak baik untuk kesehatan tubuhmu.” Sarannya, yang hanya dibalas Yuri dengan mengendikkan bahu.

“Kau benar-benar tidak mau es krim? Waeyo?” tanya Yuri sembari memberikan salah satu es krim miliknya.

“Lebih baik kau habiskan saja, aku benar-benar tidak begitu tertarik dengan mereka.” Tolaknya halus. Yuri pun hanya bisa memasukkan kembali es krim itu.

***

“Terima kasih kau telah mengantarku sampai sini.” Ucap Yuri pada Kris saat mereka telah sampai di depan pintu apartement KyuHyun.

“Tidak masalah, keselematanmu lebih penting noona.”

“Kalau begitu aku masuk dulu. Selamat malam.” Pamit Yuri lalu membuka pintu apartement dengan kode pintu yang telah diberitahu oleh KyuHyun sebelumnya.

“Noona.” Panggil Kris sebelum Yuri menutup pintu.

“Ye?”

“Apa ini tempat tinggalmu?” tanyanya.

“Ani, ini apartement milik KyuHyun.” Jawabnya sembari tersenyum. “Selamat malam, Kris.” Ulang Yuri lagi sebelum ia benar-benar menutup pintu. Yuri melangkahkan kakinya menuju kamar dan mendapati KyuHyun tengah tertidur lebih dulu disofa kamar miliknya. Yuri menghela napas dalam lalu menghampiri laki-laki itu. Ia duduk disofa tiduri, memperhatikan setiap lekukan wajahnya.

“Selamat malam, oppa.” Ucapnya ketika puas melihat wajah KyuHyun yang tertidur. Yuri mencium salah satu pipi KyuHyun dengan perasaan dalam lalu mulai beranjak ke tempat tidur untuk dan mulai tertidur.

***

Yuri melirik jam di dinding dengan kesal saat mendapati seorang laki-laki masih tengah tertidur lelap. “Yaaa! Irreonaa.” Pintanya sembari menepuk-nepuk pipi KyuHyun pelan. KyuHyun hanya diam tanpa menggubris sedikitpun panggilan Yuri.

Sebuah senyum jahil tersunnging diwajahnya. Yuri mendekatkan wajahnya, memenjamkan ke dua matanya perlahan-lahan, lalu melumat lembut bibir KyuHyun. “Palli irreona~” ucapnya setelah selesai(?).

“Hanya itu saja?” tanyanya KyuHyun tiba-tiba dengan posisi tanpa merubah posisinya. Yuri membulatkan matanya, menatap sosok laki-laki dihadapannya.

“Mwo?” tanya Yuri tak mengerti, KyuHyun membalasnya dengan senyum puas diwajahnya. “Yaaa! Apa kau sedang mengerjaiku?  Ayo cepat bangun gendut!” kesal Yuri sembari melempar bantal sofa didekatnya ke arah KyuHyun. Pria itu menangkisnya dengan senyum puas di wajahnya membuat Yuri merasa ikut senang. Yuri mendekatkan wajahnya perlahan-lahan sembari menatap KyuHyun lembut, membuat pria itu menjadi salah tingkah dan tersenyum tanpa sadar. KyuHyun lalu memenjamkan ke dua matanya perlahan-lahan, menantikan sesuatu dari Yuri.

“Yaa! Apa yang kau lakukan sekarang? Cepat bangun sekarang juga gendut~” Ucap Yuri sembari menyubit ke dua pipi KyuHyun dengan gemas.

“Yaaa! Aku tidak gendut.” protes KyuHyun kesal. Ini tidak sesuai dengan pikirannya tadi.

“Palli~” Yuri bangkit dari duduknya dan beranjak pergi. “Aku sudah menyiapkanmu sarapan, jadi kau bisa memakannya.” Lanjutnya sebelum pintu kamar KyuHyun tertutup.

“Makan sendiri?” tanya KyuHyun mengernyitkan keningnya. Yuri mengangguk.

“Aku sudah makan lebih dulu dan aku akan pulang sekarang. Kau jagalah dirimu baik-baik.” Lanjut Yuri sembari menyunggingkan senyum lalu kemudian pintu tertutup.

***

3 Days later

Yuri melangkahkan kakinya menuju apartement KyuHyun. Ia membuka pintu dan mendapati ruangan itu sedikit gelap. Hanya ada cahaya lilin disisi jalan menuju suatu tempat. Yuri mengernyitkan kening. Seulas senyum tersungging diwajahnya tanpa sadar lalu berjalan mengikuti jalan dimana lilin-lilin ini akan berhenti nantinya. Seorang pria berbadan tegap dan lurus berdiri di hadapan Yuri dengan pakaian berjas lengkap berdiri dibalkon apartement miliknya sendiri. Pria itu menyunggingkan senyum kepada Yuri dengan senyum khasnya. KyuHyun telah mempersiapkan makan malam bersama untuk malam istimewa ini. Yuri berjalan menghampirinya sembari merentangkan tangannya. KyuHyun membalasnya dengan suka cita. Mereka berpelukan cukup lama untuk melepas rindu.

Happy fiveth annivesary, Cho Yuri.” Ucapnya lembut tepat ditelingan Yuri.

Yuri tersenyum tanpa bisa ia tahan lagi. “Happy annivesary, Cho.”

“Aku mencintaimu, Kwon Yuri.” Ucap KyuHyun lagi sembari mencium kening Yuri dengan mata terpenjam dan penuh kasih.

“Aku juga mencintaimu, Cho KyuHyun.” Balas Yuri, menatap lembut KyuHyun sembari tersenyum tulus.

======================== THE END ======================

This FF especially for Ma Cho (‘-‘/♥\)

Must read this!

Hai, kalian semua~ Apa kabar? Apakah hari kalian menyenangkan? ^^ Protes NC? Yakin kalian udah 17+? Karena kebanyakan dari kalian dibawah umur 17, jadi aku ga berani lebih. Dan aku ga akan kasih lebih :Pv Jangan protes atau nuntut lebih untuk itu.

Sebelumnya, aku ingin meminta maaf kepada kalian semua karena saat ini udah jarang banget nge-post ff-ff Kyuri lagi /deeply bow/ Maaf juga ga bawa 3 ff utama yang harusnya aku post saat ini jg sebelum pergantian tahun baru /deeply bow again/ Tapi, aku benar-benar berterima kasih kepada kalian, readers setiaku ^^ [bukan musiman] /throwinglovesintheair/

Sebelumnya, aku pernah bilang, kalau wp aku akhir-akhir ini rada error gatau kenapa. Ditambah lagi, aku sibuk sama kehidupan real yang emang lebih nuntut dibandingin harus ngepost ff atau nulis cerita lainnya. So, please, ngertiin keadaan aku banget yang kayak gitu. Jujur, aku paling ga suka sama readers yang nuntut banyak. Aku pernah baca disalah satu komen kalian yang nuntut banget, “Ah!! Kelama banget sih unni!! Aku capek tau nunggunya!!” dsbg. Rasanya pengen aku cocolin pake sambel biar pedes terus kasih buaya (?) biar dimakan. Ditambah lagi dikasih tanda seru yang sama aja ngebentak.

Coba deh, yang ngerasa pernah nulis itu instropeksi diri dulu, emangnya di dunia gada yang perlu dikerjain lagi apa selain nulis? Hei, lo siapa nyuruh dan nuntut gue? Kalo lo mau, sabar kalo nggak, tinggalin aja susah banget si? Maaf, gue beneran emosi sama orang yang kayak gitu /bow/ Dan satu lagi, gue ga mau dituntut. Gue akan nulis ketika emang bisa dan ada ide. Jadi, mohon pengertiannya juseyo.

Satu lagi, banyak yang ngunjungin blog aku dan buka ini-itu tapi gada koment yang ninggal. Plis, aku butuh kritik dan saran dari kalian semua. Bukan, cuma dipandang sebelah mata, ngerti? Dan, tolong hargai setiap author yang kalian temui! Kalo abis baca, tolong bertanggung jawab apa yang seharusnya dilakuin. Jangan ninggal tanpa jejak gitu aja, itu sama aja abis nyuri trus ga mau ngaku. Oke, gue minta maaf marah-marah soal ini tapi gue juga ngerasa kesinggung kalo ada author yang marah-marah karena gada komen padahal kalian (readers) abis baca ff itu. Seandainya kalian yang jadi author itu gimana? Bahkan tulisan kalian lebih buruk dari author itu gimana? Marah-marah juga gitu dan nyalahin readers, padahal kalian sendiri ngelakuin hal yang sama.

Jadi, disini aku, Kwon Yura, sebagai salah satu author fanfiction dari sekian banyak author, ingin mengingatkan, hargailah tulisan seseorang karena belum tentu tulisanmu lebih baik darinya. Maaf, udah marah-marah kayak gini dan terima kasih untuk support kalian selama ini. Support KyuHyun oppa dan Yuri unni sampai kapanpun Kyuri jjang! WO ship is forever.

 

KEEP RCL (READ, COMMENT(s), AND LIKE) PLEASE.

Or I’ll post again. I’m sure it.

 

Thank you for support😀

Be Good Reader(s) please.

88 thoughts on “Because It’s You

  1. saya paling suka couple kyu kalo dipasangin sama snsd ya kwon yuri….
    mungkin karene ceritanya oneshoot jadi memangndibikin tanpa konflik ya?? tp saya suka bacanya juga enteng gak geregetan …

  2. Insomnia dan mendapati FF ini ada di inbox email🙂
    Apa yang FF ini mau sampein tentang “kyuhyun-Yuri”nya sih nyampe unn banget (sweet nya Kyuhyun-Yuri terus aksinya member SJ & SNSD, semua komplit masuk dan feel nya dapet banget), tapi ada missing nya dibagian feel nya Siwon yang kurang diperjelas, jadi kalo yang sekarang ini seakan akan perasaannya siwon itu cuma pelengkap doang gk ada fungsinya selain bikin Kyuhyun jengkel *ehm sdkt susah mendeskripsikannya* .-.

    1. Huaaa bagian itu bener-bener aku edit. Cerita ini awalnya gak gini, cerita ini tuh sebenernya bener-bener aku perjelas tapi karena ada “something” aku cut dan full rombak. Maaf yaa jadi rada susah nangkep maksudnya /bow/
      Makasih fissjy kritik dan sarannya ^^ /bighug/ btw, ayo sini sini kamu jadi kyuri shipper sejati fufufu~ /tarik”/ (?) Hahahaha

  3. authornim~..

    Waaa..
    Ff nya daebak..😀

    Waktu di lift itu siwon nyium Yuri? O.O
    Ya ampunn.. *getokkepalasiwon :p

    Terus Kyuhyun, kok cuek banget sih? u,u #jitakkepalakyuhyun

    Authornim, sebenernya aku masih agak bingung..
    Menurutku alurnya kecepetan..
    Jadi aku agak sulit memahami..

    Terus juga masih kurang panjang.. :p
    Kekeke

    Tapi overall bagus kok ff nya..
    Ditunggu ff selanjutnya..🙂

    FIGHTING AUTHORNIM!!!😀

    Maaf kalo komennya kepanjangan :p
    Gomawo ^^

    1. Haii chingu ^^)/
      Yampun, jangan panggil author-nim, formal banget? Hahaha panggil aku Yura atau kakak/eonni pokoknya jgn author yaa ^^b
      Aku edit semuanya muahaha /evillaugh/
      Ngga kok, aku sangat menghargainya ^^b muahaha
      Makasih chingu-yaa ^^

  4. Iya eon, santai aja, readers setia kok nungguin,
    wkwkwk
    oy disini ga terlalu ada konflik ya? cuman agak bingung aja, di situ siwon jd apa? member sj ato bkan? trus trus maksudx siwon dket2 ma yuri apa hayoo??

  5. wah eonni,ceritanya daebakkk.
    aku selalu nunggu ff eonni loh,aku suka sama cara penulisan eonni dan tentunya sama jalan ceritanya.hhee
    aku menunggu ff mu yang lain eonni.
    fighting🙂

  6. iya oenni aku tau kok oenni sibuk gapapa deh nunggu lama..
    aku akan setia nunggu ff kyuri..wkwkwkw
    oh ya makasih oen pw nya kemaren..*hug&kisseu

  7. annyeong..
    mianhae.. numpang baca n komen dlu ya…
    jujur.. agak bngung ama ceritanya hehe.. bingung, aku pikir awalnya Kyu suka Yuri, pas bagian POV kyu, dia kaya ga suka ngeliat Yuri apa lg pas Yuri dtg ke apartementnya.. dia blg “Aish! Gadis itu kenapa bisa datang kemari? Menyusahkan saja”
    hoho mungkin menyusahkan krna harus nahan diri apa gmn, bingung..
    trus Kyu kaya yg cuek bgt ma Yuri, trus ntar2 mesra lg.. ngekk… hehe.
    mianhae banyak bacot #ini antara aku yg ga nangkep crta apa gmn.. hehe mian mian..
    POV nya jga.. hehe bingung, mungkin krna author buat sesuai yg d tuls d atas POV sesuai yg author mau “who i want” but its oke…

    Mianhae banyak komen tp ga da yg bermutu,, just ngeluarin perasaan abis baca n jejak.. hehe gomawo udh bolehin baca ff nya.. ^^

    1. Jadi gini, laki-laki mana yang suka melihat gadisnya berduan sama pria lain?
      Terus, laki-laki mana yang ga deg-deg ketika ada cewek yg dia sayang dlm 1 rumah?
      Kamu tau krakter kyuhyunkan? Game lover
      Thanks ^^
      Tidak, saya sangat menghargai komentar anda. Thank you ^^

      1. tau banget.. karna sering baca kyuri, termasuk baca ff buatan eon .. tp d ff ini sdikit mmbingungkan karna mungkin ada beberapa adegan yg d cut atau gimana… iya ngerti bgt yg Kyunya ga suka ngliat Yul ama namja lain,, tp krang d perjelas aja eon, tba2nya kejadiannya bgini, tba2nya lagi jd bgitu.. #eh aku komen apa sih ini.. tp paling bngung di bagian yg kyu ga blehin Yul pulang , terus kenapa bolehin yul beli es krim sndirian malam2? hehe.. ya udah.. #ntar nih komen menjalar kmn2 pula..
        intinya klw ff ini ga d cut apa gmn, pasti hasilnya lebih greget .. hehe ^^
        #mianhae mianhae dah sok tau..hhihi

        1. Muah muah (?) /flyingkiss/ (‘-‘?)
          Hahaha lols
          Nggak kok aku suka saengi~ {}
          Makasih banyak saengi, iya mungkin kalo ga aku cut hslnya lbh baik lagi kkk🙂
          Aku post ff lainnya aja ya ^^ tgl 1 Jan 2013 pukul 00:00 WIB

  8. Hoaaaa daebak !!!! Feelnya dapet banget >.< so sweet dan romantis pula huaaa jjang !! Hmm… Di tunggu ff yang lainnya juga yaaa …😀

  9. annyeong. new reader imnida. ini pertama kalinya saya mampir di blog ini, atas rekomendasi seorang teman. bolehkah saya bertanya beberapa hal yang tidak saya pahami di FF ini?

    awal baca, saya pikir siwon jadi orang ke tiga hubungan yuri dan kyuhyun. saya juga pikir kyu cuek karena nggak suka yuri dekat sama siwon. tapi ternyata sepertinya saya salah. siwon lantas menghilang begitu saja.

    pertanyaan saya berlanjut tentang kedatangan member SNSD dan Suju di apartemen kyuhyun. apa maksud mereka datang ke situ? kalau mereka punya urusan, harusnya mereka bisa menyelesaikan urusan mereka dulu, kemudian pergi. kalau mereka memang punya urusan, kenapa kyuhyun malah pergi ke kamar dan yuri ikut? setelah gedor kamar, member SNSD dan Suju lantas pergi? seolah mereka muncul sekadar mencegah terjadinya hal yang lebih. tapi kemunculan mereka tidak beralasan.

    waktu yuri beli es krim sendiri malam-malam, kenapa dia nggak kabur? terlalu cintakah sama kyuhyun? kris muncul untuk apa? tak ada deskripsi dia belanja di tempat itu. apa alasan dia di situ? cuma untuk mengantar yuri ke apartemen kyuhyun?

    saya hanya bisa komentar segitu. mohon maaf bila kurang berkenan. satu lagi, entah akan dianggap kritikan atau tuntutan, tolong gunakan PoV yang nyaman bagi reader.

    1. Haaii ^^)/ huaa terima kasih banyak telah berkunjung kemari /bow/

      Semuanya jawaban untuk pertanyaan kamu cuma 2 kata, cut dan edit.

      Ngga juga, saya sangat menghargai pendapat anda ^^b good reader hahaha😀

  10. saengg..long time no see..
    Hehe eonn kangen FF mu…
    Ada yang baru lagi trnyta, eonn kira kamu bakalan hiatus lama bgd bgd…

    First : eonn mw koment masalah POV oke eonn mah hapal bgd gayamu nulis FF POV nya emang gni, kita yang baca aja yang kudu cermat hehe, tapi eonn agak bingung aja dengan karakter kyu n yuri nya dsini trus hubungan mrka juga bkin bingung, mungkin mrka emang pcaran, trus kenapa kyu kesannya cuek, apa emang karakter kyu nya yang ky gt ya, ksian aja liat yuri ngerasa di cuekin, nah eonn juga bingung ama kehadiran siwon disini, dy suka yuri?? Eonn tadi sempat mkir maybe kyu ngambeg ama yul karna jelez liat siwon ama yul, tapi kynya ga juga, nah kyu ni emang aneh bgd haha waktu yuri datang ke apartement napa dy kesannya ga suka??tapi kok akhirnya yul ditahan juga dikamar??ckck nappeun, itu juga kyu pake ga mau nganter yul beli ice cream nappeun bgd..
    Haahha mungkin penjabaran konfliknya aja sih yang eonn kurang nangkep, mungkin kamu jabarkan eonn aja kali ya yang ga ngeh, hehe keep writing ya saeng eonn slalu tunggu lanjutan FF mu

    kadang membagi waktu antara aktivitas dan hobi tu emang sulit, intinya jangan berhenti menghasilkan karya yang lebih bagus lagi, menulis itu sangat menyenangkan hehe
    😀

    1. Eonnie-yaaa {} hai, longtime no see you too eon ^^
      Kyuhyun? sebenrnya ga jahat kok ^^
      Ini sebenernya aku cut dan edit dr versi aslinya kkk~ 180 derajat beda jauh
      Ne eonni, gomawoyo ^^

  11. asyik kwon yura kembali barang sm comebacknya SNSD.
    seperti biasa aku selalu suka sm ff km. feelnya selalu kena bgt. mungkin karena pakai sudut pandang orang pertama.
    yuri unnie sekarang udh lansingan kris. coba km perhatiin kalo snsd mau comeback di korea pasti yuri langsingan lg. tp kalo ga ada kegitan pasti yuri. cho kyu skrng malah gendutan, pipinya skrng tumbeb. jd pengen nyubit babycho.
    semangat terus yya.
    hwaiting^^
    buat ffnya kalo lg selo mood dan ada ide aja.

  12. wuahh pantesan ya kamu cut toh trnyta tapi klw di publish full pasti lebih seru deh saeng dijaddin 2shoot gt keke.
    Eonn tunggu ya karya kamu yang lainnya lanjutany yang lama2 tetep ditunggu hehe
    😀😀

  13. you’ll be back . hehehe
    bc comment dats trnyta ni ff hsil rombakan ya ? soalny kdg pnempatan klmatny krg tpt sm kdg kta2ny ad yg ambigu jd bngung .tp ttp co cweet kyuri
    suka pas yg angota suju snsd dtg ngacauin acra kyu ,hahahah
    aplgi prckpan eunhaedong ,sibhh .

    ff yg lain lnjut kn ?

  14. ditunggu yang full, kalo mood kamu bagus hahaha😀

    eh saeng, nanti sering cek tweet ya kalo kamu ga sibuk

    ffnya full romanceeeeee, arggghhhh suka bgt deh trus kyuri itu sesuatu ye cetar membahana wkwkwk

    saeng do’a kita terkabul, 2013 GG Tourrrrrr ya ALLAH, di MEIS saeng hohoho😀
    oke deh mau comment ff mu lbh panjang kayak rel juga percuma, tetap bagus, kalo soal jelas ga jelas tergantung orang yang baca ya, kalo ga ngeship ya mrk merasa ga dpt feelnya wkwkwk #sangatjelas

    semangat ya sayang😉

    1. Horeeeee \(^o^)/ asik asik asikkk
      Huaa makasih banyak unni ^^ muahaha iya si kalo ga ngeship bgt emang rada ngebingungin kkk~
      Makasih unni ya sayang ^^)9
      fighting too unn :’)

  15. KWON YURA IS BACK!!!!!!!!
    hehehehe

    Overall, bagus kok. tapi, ada agak sedikit kata yg bikin bingung hmm ada pengulangan 2 kata gitu, aku jadi bingung hehehe :p

    eh, tapi ini nyindir aku ye dibawahnya keknya -_-

    Emang un, nulis itu butuh ppfffffffffttttttttttttttt perjuangan. Ya utk skrng pentingin “Real Life” aja unnie, jangan terlalu mikirin ini hehehe :p

    Wah, ternyata unnie bisa marah yoo :p

    -Maknae :p

    1. Yaaa imaaa ^^)/
      Ngga kok, yg dibawah aku nyindir org itu beneran sm bbrp reader yg aku temuin diblog” ‘-‘b
      Yessue ^^
      Bisa kalo lagi kesel muahahaha😀
      Yaa aku juga magnae tauu B)
      Makasih banyak ima ^^

  16. Awwwwwwwwww, kyuri so sweet ^^
    sumpaaaah kereen bngeeet ff.nya.. authornya daebak,, sebenarnya udah sering comment di blog ini tp dg acc yg beda2 , hehe
    btw, lanjutin ff kyuri yg laennya dong chingu…. penasaran bngeeeet sma next partnya🙂
    gomawo😀

  17. Yuraaa, maaf ga ngerti bagian awalnya nih yang tentang siwon ituu…
    Kirain awalnya siwon tuh naksir yuri terus berantem sama kyu atau gimana gitu yuraa…
    Tapi sih kesini2 ngerti kisah kyuri’a😀
    Udah degdegan pas di awal aja siwon mau ngapain yul di lift hahahhaaa :p
    Yeaaaay WO ship is jjaaaang!!!!

  18. annyeong eonni..aku readers baru nih..slam kenal…
    ff nya kren bgt eon…deg2an bgt lyt siwon awalnya, kirain mau ngapa2in yuri…
    kyuhyun oppa spt biasa deh sibuk sma psp nya…ksian kan yuri eonni…
    feel romantis nya dpet bgt eon…kyuri couple emng perfect deh…
    tpi bingung sma pov nya eonni, aku mesti cermat bgt bacanya biar ngerti…
    tp gpp koq eon,ff nya ttep daebak…

  19. kereen..
    suka bnget pas bagian kyu sma yuri lg mesra2n, malah diganggu ma suju & snsd. wkwk.
    kirain aq siwon suka sma yuri. trs bkal ada konflik antra kyu & siwon
    ga taunya ga diceritain lg. hehe..
    #soktausih

    tenang aja chingu.. aq ttep setia nunggu kok.. aq jga tau nulis ff tu ga gmpang. harus bener2 lg mood & ada ide#apasih-_-

    mian kalo komennya kbnyakan.
    pkoknya ff nya keren, walau smpet bngung. hehe..

  20. I like this fanfic because I can feel this story and I like the cast of story, Cho Kyuhyun and Kwon Yuri. They are a best couple. Keep writting for author and I am waiting ur fanfic about Kyuri. Kamsahamnida😀

  21. I like this fanfic because I
    can feel this story and I like
    the cast of story, Cho
    Kyuhyun and Kwon Yuri.
    They are a best couple.
    Keep writting for author
    and I am waiting ur fanfic
    about Kyuri. Kamsahamnida

  22. Wow! seperti biasa, ff eonni memang keren pake banget. kyaaaa! KyuRi sweet moment >,<
    Aku suka KyuRi yang romantis gini. hehe. makasih banyak, eon. Kiss nya, hot xD

  23. Kereeeennn unn ff na,,
    Btw lam knal yaaa,, heheee,,

    D tunggu ff slnjtna,, krn pasti cast na yuri, aq bkal jd pembaca setia mu,, kekeeekkk,,

    D tunggu “together” na yaa unn,,
    Cmuunguuuddttt…^^ n happy new years 2013

  24. Waaaah so sweet! ^^ author kamu adalah salah satu author favoritku. Selalu saja punya ide cerita tentang kyuri🙂
    Aku jg jadi sering pengennya bikin ff kyuri terus ^^ setelah baca ff kyuri km…

  25. annyeong, eon aku riders baru, ijin baca” ff nya yah,..
    msh rada bingung POV nya, soalnya kadang” POV suka ganti tiba”,. hehe, ttp kece ko eon..🙂

  26. Wah eonnie . . Ffnya So sweet bgt , dpt bgt feelnya , aku bcanya smpe senyum2 sndiri . .
    :-D:-D

    Awalx aku pkr kseluruhan critax ttg kisah cinta sgitiGa antara kyu , yuri, n siwon . . Tp trxta k0nflikx in g’ d bwa smpe akhr, n Kykx kris suka ya am yuri . . Ada sequelx g’ eon?

    Keep writing ya eon! Eonnie yura FIGHTING ! Kyuri JJANG ! . .

  27. Reader baru thor aku suka daebak tpi ada beberspa scane yg aku nggak ngerti pas yuri sama siwon itu loo but very nice keep writting thor faighting😉

  28. Yihhaa~ KyuRi always jjang!!
    Sprti bysa ,, feel mengena’ . Smw rasa muncul kalo baca ff KyuRi bkinan kmu🙂
    poor Kyu! Dy sllu diuji keimanan’x (?) yaa sama Yul ..😄
    Duhh~ komen apa lg yaa ? Sllu daebak ff” kmu mah . Sllu menyenangkan & mendebarkan saat dibaca😉

    Mian yaa kalo kmu liat komen aku muncul lama banget dr tgl publish’x ff .😦
    Buatmu , keep spirit & hwaiting ^^

  29. Si evil kyuhyun dan si*sexy black pearl mang cocok,,, q suka kyuri,tpi klo yuri eonni ma siwon oppa juga cocok sih,,,eonni makasih ffnya,,,fighting,

  30. bagus eon ceritanya sosweet banget, eon bikin ff yang cast nya siwon ma yuri dong sekali aja min juseyo pliisss eon, semoga eon mau ngabulin dan ngeliat komen aku.

    

  31. lma2 bget yah eonn jrg ngepost hiks hiks … Y udh deh bca2 story yg dulu ,skalian komen hehe^^
    Ok , FF ny bagus.feel ny jg dpet trutama pas moment2 sweet kyuri. Ak sdikit bgung dgn pran shiwon d sni (tampangbloon) , dya sbenarny suka sma yuri atw ap yah??koq gk lbh d prjelas #mgkin yg kta eonn d cut yah#

    Eonni ak harap , eonn snantiasa sring lbih rajin ngepost yah d sla2 ksibukanny hehehe^^.

  32. anyeonghaseo eonni, yoan imnida😀
    aku baru tertarik sama dunia kpop gara2 temen aku yg suka banget sm suju and snsd. ehh pas dia setel lagu snsd-baby baby ternyata gak kalah sama lagu fav. barat aku.. lama kelamaan aku sering dengerin lagu korea, ehh jatuh cinta deh.. aku awalnya suka sama snsd yg member mukanya mirip, yoona sm yuri. tapi aku lebih tertarik sm yuri. soalnya dia itu senyuman’a maniis, trus orangnya ternyata jail. pas searching di google, about kwon yuri. ada fanfiction. masuk ke blog kwon yura pairingnya yuri sm kyuhyun, dan Author tuh hebat. iya, bisa buat cerita yg keren banget dan gak bosen buat nungguin kelanjutannya😀 oiya, aku punya saran kalo kamu buat sebuah novel, pasti novel itu masterpiece🙂
    semangat terus yaa untuk kamu eonni, semoga sehat selalu dan selalu berkarya🙂
    oiya, aku penggemar karya kamu😉

Leave Your Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s